Suaranusantara.com – Ketua Badan Saksi Wilayah DPW PSI DKI Jakarta, Emka Farah Mumtaz, mengatakan pihaknya akan lebih intens mengunjungi kelompok-kelompok keagamaan di Jakarta.
Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026, Sabtu (31/1/2026), yang meminta PSI memperluas jaringan di tengah masyarakat.
“PSI tidak akan pernah melupakan DNA-nya sebagai partai yang menjunjung tinggi keberagaman. Oleh karena itu, PSI Jakarta ke depannya perlu lebih dekat lagi dengan kelompok-kelompok beragama,” ujarnya.
Ia menambahkan, pesan Jokowi dalam Rakernas menekankan pentingnya memperluas sekaligus memperdalam hubungan partai dengan masyarakat, termasuk komunitas keagamaan.
“Seperti dikatakan Pak Jokowi dalam rakernas tadi, PSI harus memperluas dan memperdalam hubungannya dengan masyarakat. Dalam hal ini, kelompopk-kelompok beragama juga menjadi bagian dari masyarakat yang tak terpisahkan dan harus dirangkul,” sambungnya.
Pria yang akrab disapa Gus Mumtaz itu menilai Jakarta dapat menjadi contoh bagaimana masyarakat yang beragam bisa hidup berdampingan secara harmonis.
“Jakarta ini merupakan tempat yang sangat spesial. Khususnya sebagai pusat kehidupan politik dan budaya hingga saat ini, Jakarta didatangi oleh banyak orang dari daerah-daerah lainnya dengan berbagai latar belakang yang ada,” lanjutnya.
“Selama ini, komunitas-komunitas beragama dari berbagai organisasi yang ada telah berhasil memupuk keharmonisan. Ini yang ingin dipelajari oleh PSI. Dan jika diberikan kesempatan, PSI juga ingin berkontribusi dalam membangun kehidupan antaragama yang positif,” terusnya.
Ia menegaskan, PSI juga ingin berkontribusi membangun kehidupan antarumat beragama yang positif jika diberi kesempatan.
Gus Mumtaz turut mengutip arahan Jokowi soal penguatan jaringan, baik secara daring maupun luring.
“Kita perlu memperkuat jaringan. Ada 2 tempat yang kita perlu perkuat, yaitu jaringan social media, perkuat jaringan dengan warganet, perkuat jaringan-jaringan dengan netizen, perkuat jaringan-jaringan online. Kedua, memperkuat jaringan luring, jaringan offline,” pungkas Gus Mumtaz.


















Discussion about this post