Suaranusantara.com – Dalam perayaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan teknologi keamanan dengan memamerkan robot anjing i-K9.
Robot berkaki empat ini menarik perhatian publik karena kemampuannya yang menyerupai anjing sungguhan namun dengan kecerdasan buatan dan spesifikasi yang mendukung berbagai misi taktis.
Dirancang untuk Misi Khusus
i-K9 bukan sekadar robot pameran. Ia dirancang untuk mendukung operasi-operasi penting, seperti:
Pengintaian wilayah berbahaya
Penjinakan bom (EOD)
Deteksi zat kimia dan berbahaya
Hal ini menjadikan i-K9 sebagai salah satu perangkat penting dalam tugas-tugas yang penuh risiko, tanpa harus mengorbankan keselamatan personel.
Kolaborasi Anak Bangsa
Robot ini dikembangkan dari platform robodog X30 milik DEEP Robotics asal Tiongkok.
Namun, pengembangannya tidak berhenti di sana. Polri menggandeng dua perusahaan dalam negeri, PT SARI Teknologi dan PT Ezra Robotics, untuk melakukan modifikasi serta menanamkan sistem kecerdasan buatan yang sesuai dengan kebutuhan operasi kepolisian di Indonesia.
Spesifikasi i-K9
Berikut adalah detail spesifikasi teknis dari robot anjing i-K9:
Dimensi: 1000 × 585–715 × 470 mm
Bobot: 56–59 kg (dengan baterai)
Desain: Mirip anjing besar, tangguh di medan kasar
Sertifikasi: IP67 (tahan air dan debu)
Rentang suhu operasi: -20°C hingga 55°C
Daya tahan baterai: 8–12 jam
Jarak tempuh: >10 km
Kecepatan maksimal: 4 meter per detik (~14 km/jam)
Kemampuan medan:
Tanjakan hingga 45°
Rintangan hingga 20 cm
Sensor dan Kecerdasan
Untuk menunjang kemampuannya di lapangan, i-K9 dibekali dengan:
4 sensor LiDAR untuk pemetaan real-time
Kamera visual dan termal
Konektivitas: Wi-Fi, USB 2.0 & 3.0
Navigasi: Versi X30 Pro mendukung sistem SLAM (Simultaneous Localization and Mapping)
Teknologi SLAM ini memungkinkan i-K9 bergerak dan mengenali lingkungan secara mandiri tanpa kendali jarak jauh secara penuh, menjadikannya lebih efisien dalam operasi kompleks.
Menuju Era Keamanan Modern
Kehadiran i-K9 menandai langkah besar Polri dalam mengadopsi teknologi robotik dan AI untuk memperkuat kinerja di lapangan.
Di masa depan, perangkat seperti i-K9 diprediksi akan semakin sering digunakan, tidak hanya dalam operasi taktis, tetapi juga dalam penanganan bencana atau situasi darurat lainnya.
i-K9 bukan hanya simbol modernisasi, tetapi juga bukti bahwa teknologi dan keamanan kini bergerak seiring untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih canggih dan responsif.***


















Discussion about this post