Suaranusantara.com- Bocoran spesifikasi iQOO Z11 Pro akhirnya terungkap ke publik melalui basis data Geekbench AI. Perangkat berkode model I2514 yang diproyeksikan mengisi lini premium seri Z11 ini diketahui bakal mengandalkan performa chipset MediaTek Dimensity 7500 berkapasitas RAM jumbo 12GB.
Menariknya, fokus iQOO kali ini tidak hanya terpaku pada sektor gaming. Hasil uji skor AI pada database Geekbench menunjukkan kemampuan pemrosesan on-device yang sangat kompetitif. Langkah ini mengindikasikan bahwa iQOO mulai serius mengintegrasikan pengalaman AI generatif langsung di perangkat kelas mid-range.
Berdasarkan data dari listing Geekbench AI dengan ID 1783319543139, perangkat iQOO berkode I2514 ini dipastikan menggunakan chipset MediaTek dengan kode internal MT6881, yang merujuk pada Dimensity 7500.
Dapur pacu tersebut disandingkan dengan kapasitas RAM besar 12GB. 4 core performa Cortex-A715 berkecepatan 2,6 GHz 4 core efisiensi Cortex-A510 berkecepatan 2,0 GHz, Melalui arsitektur ini, posisi performa Dimensity 7500 berada tepat di atas Dimensity 7300, namun masih di bawah lini premium Dimensity 9000 series. Racikan komponen tersebut menjadikannya sebagai otak pemrosesan yang ideal untuk menyasar segmen pasar mid-range premium.
iQOO Z11 Pro akan langsung mengadopsi sistem operasi Android 16. OS teranyar ini dibalut dengan antarmuka OriginOS 6, user interface khas Vivo dan iQOO yang dirancang untuk memberikan pengalaman navigasi yang lebih ringan serta responsif.
Dukungan RAM 12GB pada ponsel ini menjamin kelancaran aktivitas multitasking intensif. Kapasitas memori yang besar tersebut juga memastikan aplikasi berbasis AI dapat dieksekusi secara optimal tanpa kendala memory pressure, sebuah nilai jual yang kompetitif untuk persaingan di kelas harganya.
Daya tarik utama dari bocoran ini terletak pada pencapaian skor kemampuan kecerdasan buatan (AI) perangkat yang mencakup tiga parameter pengujian Single Precision: 1.174 poin Half Precision: 1.757 poin Quantized: 2.926 poin
Di sektor teknologi seluler, skor quantized memegang peran paling penting untuk performa harian pengguna. Nilai tinggi pada sektor ini menjadi indikator bahwa ponsel mampu mengeksekusi model AI yang telah dikompresi secara cepat dan efisien.
Capaian skor 2.926 tersebut membuktikan bahwa chipset Dimensity 7500 pada ponsel berkode I2514 ini mampu mengeksekusi berbagai komputasi pintar secara cepat sekaligus hemat daya.
Rekam jejak performa ini menempatkan bakal calon iQOO Z11 Pro sebagai salah satu kontender terkuat di kelas menengah yang paling siap mengadopsi ekosistem teknologi on-device AI.
Kehadiran iQOO Z11 Pro dengan sokongan Dimensity 7500 ini mempertegas langkah strategis iQOO dalam menguasai pasar mid-range premium. Kombinasi RAM 12GB, sistem operasi Android 16 berbasis OriginOS 6, serta optimalisasi fitur AI lokal yang kuat, diprediksi bakal mengubah peta persaingan di kelasnya.

















Discussion about this post