Suaranusantara.com- Cubot resmi merilis smartphone terbarunya, Cubot KingKong ES 5, yang mendefinisikan ulang standar ponsel tahan banting (rugged smartphone).
Tidak lagi mengorbankan kenyamanan demi ketahanan, perangkat ini langsung mencuri perhatian lewat kombinasi baterai raksasa 7.000 mAh dan layar smooth dengan refresh rate 120Hz untuk penggunaan harian yang jauh lebih responsif.
kebutuhan pengguna yang minim akses pengisian daya, Cubot meluncurkan KingKong ES 5 seharga $149,99 atau sekitar Rp2,2 juta. Ponsel tangguh ini tak hanya mengandalkan fisik tahan benturan, tetapi juga dirancang khusus sebagai perangkat andalan untuk pekerja ekstrem, petualang, hingga masyarakat urban beraktivitas tinggi.
Mengedepankan fungsi fungsional dibanding gimmick, Cubot KingKong ES 5 resmi diluncurkan dengan menyematkan senter LED bawaan langsung di bodinya. Fitur praktis ini hadir untuk mendukung aktivitas nyata pengguna, mulai dari pencahayaan saat bekerja di ruang gelap, berkemah, hingga penggunaan darurat di malam hari.
Cubot KingKong ES 5 hadir dengan bobot 301 gram yang mencerminkan ketangguhan fisiknya. Kompensasi berat ini dibayar tuntas lewat proteksi struktur ganda dan kapasitas baterai jumbo, menjadikannya pilihan solid bagi pengguna yang membutuhkan ponsel tangguh di medan berat.
Mengungguli kapasitas baterai flagship pada umumnya, Cubot KingKong ES 5 hadir membawa baterai raksasa 7.000 mAh yang sanggup menyala lebih dari 4 hari dalam mode hemat daya. Performa baterai ini dipadukan dengan manajemen daya efisien dari chipset Unisoc T620 dan sistem Android 16 yang responsif.
Cubot KingKong ES 5 lewat penyematan layar seluas 6,88 inci berteknologi refresh rate 120Hz. Fitur ini menjadi nilai tambah signifikan dibanding ponsel rugged sekelasnya yang umumnya masih tertahan di panel 60Hz, sehingga memberikan visualisasi serta navigasi layar yang jauh lebih mulus.
Konsumsi daya tinggi akibat panel layar besar dan refresh rate 120Hz tak menjadi masalah bagi Cubot KingKong ES 5. Pasokan energi dari baterai raksasa 7.000 mAh terbukti sanggup menopang kebutuhan layar secara optimal, termasuk penggunaan intensif di luar ruangan dengan kecerahan puncak.
Cubot KingKong ES 5 mengandalkan chipset Unisoc T620 berarsitektur 12nm. Komponen octa-core kelas entry-level ini sudah memadai untuk menopang kebutuhan harian serta pemakaian aplikasi standar, meski kurang direkomendasikan untuk menjalankan gim berat seperti Genshin Impact atau PUBG Mobile pada pengaturan grafis tinggi.
Mengenai kapasitas memori, Cubot mengklaim KingKong ES 5 mendukung RAM hingga 24GB. Namun perlu dicatat, angka tersebut merupakan gabungan dari 12GB RAM fisik utama dan 12GB RAM virtual. Kapasitas fisik 12GB tetap menjadi tumpuan utama multitasking, sementara RAM ekspansi berfungsi menjaga aplikasi tetap terbuka di latar belakang tanpa menambah kecepatan pemrosesan.
Di sektor fotografi, Cubot KingKong ES 5 mengandalkan kamera utama 64MP berteknologi AI yang difokuskan untuk kebutuhan dokumentasi teknis ketimbang fotografi estetis. Tanpa iming-iming lensa makro atau ultrawide tambahan, kamera ini mampu menghasilkan foto yang tajam dan alami di kondisi pencahayaan terang, menjadikannya ideal untuk mencatat berkas, memotret area kerja, hingga mengabadikan momen saat berkegiatan outdoor.
Kehadiran Cubot KingKong ES 5 memberikan solusi nyata bagi pekerja lapangan, penggiat outdoor, hingga pengguna ekstrem. Perangkat ini tidak sekadar menjual klaim ketangguhan, melainkan menjawab kebutuhan esensial pengguna lewat daya tahan baterai ekstra, fitur fisik yang praktis, serta pengalaman layar yang jauh lebih responsif.


















Discussion about this post