
Pamekasan – SuaraNusantara
Isu dukun santet mulai muncul lagi di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Rumah milik Suja’i (99), warga Dusun Sekolaan, Desa Duko Timur (Jatim), Kecamatan Larangan, Senin (8/5/2017) kemarin, dilempari bom bondet (semacam mercon bantingan) oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Polisi pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolsek Larangan, AKP. Adi Zizwanto menjelaskan, peristiwa pelemparan bom bondet ini terjadi sekitar pukul 02:30 WIB dini hari. Belum diketahui motif teror di rumah Suja’i tersebut, namun menurut keterangan warga, kejadian itu ada sangkut pautnya dengan ilmu hitam alias santet.
“Rumah korban dilempari bondet sebanyak tiga kali. Pertama menyasar bagian belakang rumah hingga menyebabkan dinding jebol,” tutur AKP. Adi Zizwanto kepada SuaraNusantara, di Kantornya, Jl. Raya Larangan, Ponteh, Pamekasan, Jatim, Senin (8/5/2017).
Berikutnya, sambung AKP. Adi, pelaku melemparkan bondet ke arah atap rumah korban, hingga menyebabkan genting hancur berserakan.
“Bondet ketiga tidak meledak dan terjatuh di belakang rumah dalam kondisi utuh,” papar dia.
Meski tak menelan korban jiwa, namun kerugian materil akibat kejadian ini mencapai jutaan rupiah. “Satu buah TV merk Akari 14 inc rusak berat, satu lemari bufet pecah kaca, rumah rusak, dinding gedek lubang dan genteng lubang 4 buah,” sambungnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, kasus pengeboman rumah warga bukan pertama kalinya terjadi di Pamekasan. Pelemparan bondet di rumah Suja’i merupakan kasus yang ketiga selama 7 tahun terakhir.
“Kejadian yang pertama pada tahun 2000 dan yang kedua kalinya tahun 2015, sedangkan yang ketiga kalinya saat sekarang tahun 2017,” tukas Adi.
Penulis: Has

















