Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Uncategorized

Maen Tjingkrig, Perguruan Silat Pelestari Budaya Betawi

Suara Nusantara by Suara Nusantara
17 June 2017
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
A A
Bang Lutfi Suwardi (paling tengah) / Foto: Dok. Pribadi

Bang Lutfi Suwardi (paling tengah) / Foto: Dok. Pribadi

14
SHARES
119
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Bang Lutfi Suwardi (paling tengah) / Foto: Dok. Pribadi

Jakarta-SuaraNusantara

Silat Cingkrik. Mungkin nama ini terdengar asing di telinga. Namun bagi penggemar beladiri, khususnya silat tradisional, Cingkrik adalah salah satu aliran silat tradisional asli tanah Betawi yang namanya melegenda sejak zaman penjajahan Belanda.

Silat Cingkrik dipercaya berasal dari daerah Rawa Belong, yang kini masuk wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Aliran ini diciptakan oleh Ki Maing sekitar tahun 1920-an. Konon terinspirasi dari gerakan monyet saat berkelahi yang begitu lincah dan banyak melakukan gerakan lompat.

BACAJUGA

Teddy Minahasa Sang Jenderal dengan Harta yang Melimpah

Foto Lawas Ferdy Sambo Beredar, Pantas Putri Kepincut

Suatu hari ada seekor monyet berusaha merebut tongkat yang sedang dipegang Ki Maing. Meski sudah dipukul berkali-kali, namun monyet tersebut selalu berhasil menghindar bahkan menyerang balik dengan cepat.

Semasa mudanya Ki Maing belajar silat di daerah Banten, namun ada juga sumber menyebut daerah Meruya. Tetapi setelah memerhatikan tingkah laku monyet itu, Ki Maing terinspirasi untuk menciptakan jurus silatnya sendiri yang belakangan disebut Silat Cingkrik.

Kata “Cingkrik” berasal dari dialek Betawi “jingkrik” atau  “cingkrik”, yang artinya lincah, sehingga cocok dipakai untuk menggambarkan gerakan lincah sebuah jurus silat.

Ki Maing mempunyai tiga murid utama, yaitu Ki Saari, Ki Ajid, dan Ki Ali. Dari ketiga murid inilah Silat Cingkrik kemudian menyebar dari Rawa Belong ke berbagai tempat lainnya.

Salah satu perguruan Silat Cingkrik yang namanya dikenal luas belakangan ini adalah Perguruan Silat Maen Tjingkrig Indonesia (PSMTI). Didirikan oleh Bang Lutfi (Lutfi Suwardi) pada 9 Agustus 2013. Meski umurnya baru seumur jagung, namun perguruan silat ini telah memiliki 27 cabang yang tersebar di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor dan Depok.

Ketika ditemui di kediamannya sekaligus pusat perguruan di Jl. Pangrango RT 002, RW 005, No. 18, Kampung Pajeleran, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Bang Lutfi yang dapat dihubungi di nomor 0859 2157 8960 ini menuturkan kegiatan sehari-harinya fokus pada upaya melestarikan keberadaan Silat Cingkrik lewat pelatihan silat kelas regular maupun privat dan atraksi palang pintu.

“Sehari-hari sih saya kerja cuma ngajar silat. Sering juga sama murid-murid isi acara palang pintu di pesta pernikahan. Sesekali kami juga tampil meragain jurus-jurus Cingkrik kalau pas ada undangan tampil di forum-forum silat,” katanya.

Bang Lutfi sendiri mulai mengenal silat pada tahun 1974, ketika diajari Silat Cimande oleh ayahnya. Tak puas hanya belajar Cimande, Bang Lutfi kemudian belajar Silat Margaluyu dari kakeknya sendiri. Sejak itu, beragam aliran silat di tanah air dia pelajari, mulai Silat Kwitang sampai Silat Syahbandar, termasuk beladiri Shorinji Kempo asal negeri Sakura yang sempat juga dia cicipi meski cuma sebentar.

17 tahun silam, tepatnya di tahun 2000, Bang Lutfi ibarat bertemu jodohnya saat pertama kali berlatih Silat Cingkrik yang sanad keilmuannya berasal dari jalur Ki Goning (murid Ki Ali, salah satu dari 3 murid utama Ki Maing). Ciri utama Cingkrik Goning adalah langkah, kuda-kuda dan gerakan tangan cenderung lebih melebar dibanding gaya cingkrik lain.

Setelah bertahun-tahun memperdalam Cingkrik Goning, Bang Lutfi kemudian mulai menjalani aktifitas sebagai pelatih silat, namun selama melatih silat inilah, dia menemukan banyak gerakan beladiri luar yang sulit diantisipasi oleh gerakan Silat Cingkrik.

“Beladiri luar itu perkembangannya pesat. Bukan cuma perkembangan jumlah murid, tapi teknik-tekniknya juga sering berubah sesuai perkembangan zaman. Di situ silat tradisional sering ketinggalan,” katanya.

Tak ingin Silat Cingkrik habis dilindas beladiri asing, Bang Lutfi pun tergerak untuk menutupi kekurangan tersebut dengan menambahkan teknik-teknik aliran silat lain ke dalam Silat Cingkrik yang dia ajarkan. Perguruan Silat Maen Tjingkrig Indonesia (PSMTI) yang dia dirikan, mengajarkan versi Silat Cingkrik hasil gabungan ini.

“Maen Tjingkrik itu 50 persen Silat Cingkrik Goning, 50 persen gerakan (silat) lain,” ujarnya.

Dalam silat Maen Tjingkrig, terdapat 12 jurus tangan kosong dengan masing-masing jurus memiliki 50 teknik gerakan. Selain itu ada juga jurus golok, gerakan klewangan untuk latihan reflek, dan beladiri praktis untuk self defense.

Salah satu bentuk inovasi yang dilakukan oleh Bang Lutfi terlihat dalam jurus-jurus untuk mengatasi serangan senjata tajam maupun senjata api. Dia berharap modifikasi yang dilakukannya ini sekaligus dapat menjadikan murid-muridnya siap bila terpaksa menghadapi perkelahian nyata di jalanan.

“Apalagi zaman sekarang,  orang jahat di mana-mana dikit-dikit main pukul, main tusuk, bacok orang tembak orang seenaknya aja. Di Maen Tjingkrig kita belajar menghadapi serangan dari senjata yang berbeda-beda, di situasi perkelahian yang berbeda juga,” jelas Bang Lutfi.

Pada saat bersamaan, Bang Lutfi tidak ingin Maen Tjingkrig melulu menjadi perguruan silat tradisional yang identik dengan ketinggalan zaman dan kampungan. Itu sebabnya, dia juga membuka kelas regular di GOR Pemuda Rawamangun, bahkan Maen Tjingkrig menjadi perguruan silat pertama yang membuka kelas pelatihan di dalam area fitness di dalam mall Depok Town Square (Detos). Selain itu, dia mendorong sebagian muridnya yang masih berstatus pelajar untuk aktif membawa nama sekolah atau perguruan di berbagai ajang perlombaan silat.

“Awalnya nggak mudah bagi kita buat beradaptasi. Kita kan terbiasa dengan silat tradisional yang menggunakan segala macam teknik buat meraih kemenangan, tiba-tiba kita dihadapkan dengan peraturan pertandingan, misalnya nggak boleh mukul begini, nggak boleh nendang begitu, tapi lama-lama akhirnya biasa juga,” katanya.

Beberapa prestasi  yang diraih Maen Tjingkrig di berbagai ajang kompetisi, antara lain kejuaraan IPSI pada tahun 2013 berhasil menyabet juara dua, di tahun 2014 masuk sepuluh besar kejuaraan silat yang diselenggaran oleh  FORMI, dan di tahun 2015 menyabet juara dua setelah dikalahkan oleh tim Malaysia dalam kejuaraan silat JKTC.

Penulis: Yon K

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Sosok
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI per Senin 27 Juli 2026 (Instagram @melihatindonesia.id)
Uncategorized

Pamit dari Bos BI, Siapa yang Layak Jadi Pengganti Perry Warjiyo? Begini Pandangan Pengamat

by Feri Spt
28 July 2026

Suaranusantara.com- Perry Warjiyo memutuskan untuk mundur dari Gubernur Bank...

Presiden RI Prabowo Subianto saat pelantikan 1 177 perwira remaja TNI-Polri (YouTube @sekretariat presiden)
Uncategorized

Amanat Prabowo ke Perwira Remaja TNI-Polri yang Baru Dilantik: Jaga Integritas hingga Penguasaan Teknologi

by Feri Spt
22 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sejumlah amanat kepada...

Google Pixel 10a

Pengguna Pixel 10 Wajib Waspada! Bug Gmail Ini Bikin Keyboard Tiba-tiba Menghilang

23 June 2026
Citi Indonesia dan YCAB Foundation peringati Global Community Day 2026 di Jakarta pada Kamis, 18 Juni 2026 (suaranusantara.com)

Citi Indonesia Bersama YCAB Foundation Hadirkan Edukasi Finansial Inklusif Penyandang Disabilitas

19 June 2026
Lestari Moerdijat di acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di depan Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Indonesia

Lestari Moerdijat: Benahi Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru untuk Dorong Kualitas Pengajaran di Tanah Air

9 June 2026
Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile. (Dok: Mayzka)

Hari Kartini, PLN Edukasi PKK dan Kenalkan PLN Mobile

27 April 2026

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Krista Exhibitions Group
Nasional

PRO AVL Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Platform Bisnis Pertemukan Produsen Distributor hingga Penyedia Teknologi

by snc4
28 July 2026

Suaranusantara.com - Krista Exhibitions Group secara resmi membuka PRO AVL Indonesia 2026 di Building C , Hall...

Hidayat Nur Wahid advokasi penerima bansos

Hidayat Nur Wahid Advokasi Penerima Bansos Agar Berdaya

28 July 2026
Eddy Soeparno

Eddy Soeparno: Transisi Energi Adalah Kebutuhan Jangka Panjang, Bukan Respons Sesaat dari Konflik Geopolitik

28 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Seskab Teddy Indra Wijaya gelar pertemuan, Senin 27 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Pramono Anung dan Seskab Teddy Sinergi Wujudkan Jakarta Kota Global

28 July 2026
Mendagri Tito Karnavian temui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bahas soal anggaran tambahan 4 program (Instagram @menkeuri)

Mendagri Tito Minta Purbaya Percepat Pencairan Anggaran Tambahan 4 Program Pascabencana Aceh

28 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com