
Jakarta-SuaraNusantara
Hasbullah (25), wartawan suaranusantara.com yang menjadi korban pengeroyokan saat meliput Aksi 313 di sekitar Patung Kuda di Jl. Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017) kemarin, resmi melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.
Didampingi Pemimpin Umum/Redaksi suaranusantara.com Abdi J. Bate’e dan Penanggungjawab Mario HS Hulu, korban melaporkan kasusnya ke Polres Jakarta Pusat sekitar pukul 23.34 WIB Jumat malam kemarin.
Laporan korban diterima dan dibuatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan nomor: 470/K/III/2017/RESTRO JAKPUS.
Dalam surat laporan tersebut dijelaskan telah terjadi tindak pidana melakukan kekerasan di muka umum secara bersama-sama terhadap korban.
Sebelumnya,Jumat (31/3/2017) kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB, korban diteriaki sebagai provokator hingga babak belur dikeroyok massa di sekitar Patung Kuda, Jl. Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat.
Kejadian bermula ketika korban hendak mengambil foto orator Aksi 313, dia ditegur seorang peserta aksi supaya jangan menginjak rumput taman yang ada di sekitar lokasi Patung Kuda. Merasa tidak menginjak rumput, korban pun menjelaskan kepada peserta aksi tersebut bahwa dirinya berdiri di sisi taman yang tidak berumput. Namun tiba-tiba korban yang saat kejadian mengenakan baju motif kotak-kotak diteriaki sebagai provokator.
Meski korban sudah menunjukkan kartu pers dan menjelaskan dirinya adalah wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistik, massa tetap tidak peduli. Mereka mengeroyok korban hingga mengalami luka lebam dan berdarah di sekujur tubuh, terutama luka sobek sepanjang 2 cm di bagian kepala kanan. Ditemukan juga luka bekas sundutan rokok.
Selain mengalami luka fisik, korban juga menderita kerugian materiil karena dompet dan ponselnya hilang dirampas pelaku pengeroyokan.
Korban yang sempat lama tidak sadarkan diri akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Budi Kemuliaan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Penulis: Yon

















