Suaranusantara.com- Jakarta Utara tidak hanya dikenal dengan kehidupan perkotaannya yang sibuk, tetapi juga menyimpan sejumlah tempat wisata religi yang sarat akan makna dan sejarahnya.
Setiap tempat ibadah memiliki latar belakang yang menarik untuk diulik, baik berdiri atas jasa seorang pemuka agama maupun karena cinta kepada Tuhan.
Beberapa waktu lalu, Kompas.com bersama Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Utara serta Wisata Kreatif Jakarta (WKJ) mengunjungi beberapa tempat wisata religi di Jakarta Utara.
Dua tempat yang disambangi adalah Masjid Jami Luar Batang, Jakarta Islamic Centre, dan Masjid Ramlie Musofa.
1. Masjid Jami Luar Batang
Masjid Jami Luar Batang, yang terletak di Jalan Luar Batang V Nomor 10, Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, memiliki sejarah yang cukup menarik.
Dulunya, tempat ini merupakan sebuah surau yang dibangun oleh seorang habib bernama Habib Husein bin Abubakar Alaydrus. Habib Husein memainkan peran penting dalam penyebaran agama Islam di Batavia saat itu. Saat ini, makamnya dapat ditemui di dalam area masjid.
2. Jakarta Islamic Centre
Berlawanan dengan suasana religiusnya saat ini, Jakarta Islamic Centre dahulu merupakan tempat berkumpulnya para pekerja seks di Jakarta.
Awalnya, tempat ini diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Ali Sadikin, sebagai upaya untuk membina para pekerja seks yang mayoritas berasal dari Pasar Senen, Kramat, dan Pejompongan.
Namun, keadaan ini malah menjadi ladang subur bagi sejumlah muncikari. Setelah ditutup, tempat ini kemudian diubah menjadi rumah ibadah yang megah.


















Discussion about this post