Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Sejarah Hari Polwan dan Perjuangan 6 Polisi Wanita Pertama di Indonesia

snc4 by snc4
1 September 2023
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Sejarah Polwan di Indonesia (Dok Ist)

Sejarah Polwan di Indonesia (Dok Ist)

5
SHARES
43
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Setiap tahun pada tanggal 1 September, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan Hari Polisi Wanita (Polwan) untuk menghormati peran penting perempuan dalam kepolisian.

Namun, tahukah Anda bagaimana perempuan pertama kali mendapatkan kesempatan untuk menjadi polisi di Indonesia?

Berikut ini, kami akan membahas sejarah dibalik Hari Polwan dan menceritakan kisah 6 polwan pertama di Indonesia.

BACAJUGA

Final FIFA Asean Cup 2026, Pramono Yakin Indonesia Menang Telak Lawan Thailand: 2-1

Siap-siap! Nanti Malam 28 Agustus Ada Gerhana Bulan Sebagian, Negara-negara Berikut Bisa Nikmati Langsung, Indonesia Termasuk?

Baca Juga : Demokrat Bakal Menurunkan Baliho Bergambar Anies Imbas Manuver Politik Sepihak

Sejarah Hari Polwan

Museum Polri telah mendokumentasikan sejarah yang menarik tentang terbentuknya Hari Polwan. Pada awalnya, muncul permasalahan dalam melakukan pemeriksaan terhadap korban, tersangka, dan saksi perempuan dalam suatu perkara. Kesulitan ini timbul karena sulitnya melakukan pemeriksaan fisik terhadap perempuan dalam upaya menangani kasus-kasus tertentu.

Untuk mengatasi masalah ini, beberapa istri polisi bahkan turut serta dalam pemeriksaan fisik terhadap perempuan.

Namun, sebuah organisasi di Bukittinggi, Sumatera Barat, mengusulkan solusi dengan memberikan peluang pendidikan kepolisian bagi perempuan guna menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga : Prabowo dan Ganjar Pranowo Mesra dengan Jokowi, Anies dan Demokrat Pecah Kongsi ?

Awalnya, Cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera di Bukittinggi mendidik sejumlah perempuan terpilih untuk menjadi polisi. Namun, upaya ini terhenti akibat ekspansi militer Belanda terhadap Indonesia pada 19 Desember 1948.

Meski demikian, semangat untuk menduduki kembali Indonesia oleh Belanda gagal. Pendidikan polisi bagi perempuan di Cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera kembali dilanjutkan pada 19 Juli 1950.

Perempuan-perempuan yang mengikuti pendidikan ini diajarkan tentang ilmu kemasyarakatan, pendidikan dan psikologi, serta menjalani pelatihan militer dan olahraga.

Baca Juga : Anies Baswedan Setuju Cak Imin Cawapres, Demokrat: Pengkhianatan Terhadap Koalisi

6 Polwan Pertama di Indonesia

Dalam pendidikan kepolisian di Cabang Djawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera, terdapat enam perempuan yang menjadi bagian dari pelatihan tersebut. Keenam perempuan ini kemudian dikenal sebagai polwan pertama di Indonesia.

Para polwan ini memulai pendidikan mereka pada tanggal 1 September 1948. Saat itu, keenam perempuan ini belajar bersama dengan 44 siswa laki-laki. Tanggal inilah yang kemudian dikenal sebagai Hari Polwan.

Enam perempuan yang ikut dalam pendidikan tersebut adalah:

  1. Mariana Saanin
  2. Nelly Pauna
  3. Rosmalina Loekman
  4. Dahniar Sukotjo
  5. Djasmainar
  6. Rosnalia Taher

Baca Juga : 8 Hal yang Terjadi Jika Konsumsi Kopi di Pagi Hari, Salah Satunya Peningkatan Fungis Kognitif

Pada 1 Mei 1951, keenam calon inspektur polisi wanita ini berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dan mulai bertugas di Djawatan Kepolisian Negara dan Komisariat Polisi Jakarta Raya.

Mereka diberikan tanggung jawab terkait wanita, anak-anak, serta masalah-masalah sosial yang melibatkan wanita dan anak-anak. Selain itu, tugas-tugas mereka juga mencakup pemeriksaan fisik terhadap wanita, pengawasan terhadap perdagangan perempuan dan anak-anak, serta membantu tugas-tugas polisi umum.

Dengan demikian, peringatan Hari Polwan pada tanggal 1 September memiliki makna yang mendalam sebagai penghormatan terhadap peran dan perjuangan keenam polwan pertama serta semua polwan di Indonesia yang telah dan terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.(Kml)

Tags: IndonesiaPolwanSejarah
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Beredar Kabar Seskab Teddy Diperiksa POM TNI Terkait Listyo Sigit, Mabes : Hoaks
Nasional

Arahan Prabowo ke Menbud Fadli Zon: Ingin Bangun Museum Agung Nasional

by Feri Spt
6 November 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto pada Rabu 4 November 2026...

Irjen Slamet Uliandi tersangka baru dalam kasus penyadapan oleh Listyo Sigit Cs terhadap Presiden Prabowo (Instagram @infosulawesidotco)
Nasional

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo, Begini Perannya Bersama Listyo Sigit Cs

by Feri Spt
6 November 2026

Suaranusantara.com- Mabes Polri pada Kamis malam 5 November 2026...

Bareskrim Polri umumkan tersangka baru dalam kasus penyadapan oleh Listyo Sigit Cs (istimewa)

Mabes Polri Umumkan Tersangka Baru Kasus Penyadapan oleh Listyo Sigit Cs, Inisial SU

6 November 2026
Beredar Kabar Seskab Teddy Diperiksa POM TNI Terkait Listyo Sigit, Mabes : Hoaks

Beredar Kabar Seskab Teddy Diperiksa POM TNI Terkait Listyo Sigit, Mabes : Hoaks

6 November 2026
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi saat hadir dalam persidangan tudingan ijazah palsu di PN Jaktim, Kamis 5 November 2026 (Instagram @rendirumapea_lawyer)

Jokowi Marah Soal Kedua Orang Tuanya Turut Disinggung Dalam Polemik Ijazah Palsu: Saya Tersinggung Sekali

6 November 2026
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi saat menunjukan ijazahnya di PN Jaktim, Kamis 5 November 2026 (Instagram @patidansekitarnya)

Memanas! Roy Suryo Teriaki Palsu, Kuasa Hukum Jokowi: Kami Fokus Fakta

6 November 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

8 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

8 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

8 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

8 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Begini Penjelasan Roy Suryo Soal Tertawa dan Teriak Palsu Saat Jokowi Tunjukan Ijazah di Persidangan
Nasional

Jokowi Tunjukan Ijazahnya di Hadapan Majelis Hakim PN Jaktim, Roy Suryo Bersikukuh Palsu

by Feri Spt
6 November 2026

Suaranusantara.com- Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi pada Kamis 5 November 2026 hadir dalam persidangan...

Begini Penjelasan Roy Suryo Soal Tertawa dan Teriak Palsu Saat Jokowi Tunjukan Ijazah di Persidangan

Begini Penjelasan Roy Suryo Soal Tertawa dan Teriak Palsu Saat Jokowi Tunjukan Ijazah di Persidangan

5 November 2026
Momen Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi tunjukan ijazah aslinya di persidangan Roy Suryo (Instagram @rumpi_gosip)

Momen Jokowi Tunjukan Ijazahnya di Persidangan Roy Suryo

5 November 2026
Pertemuan Gubernur Aceh Mualem dan Presiden Prabowo pada Rabu 4 November 2026 (Instagram @acehstory_)

Gubernur Aceh Mualem Temui Prabowo di Istana, Bahas Apa?

5 November 2026
Momen saat Presiden Prabowo terima tamu KSP Listyo Sigit (Instagram @listyosigitprabowo)

Selain Prabowo, Siapa Saja Pejabat Negara yang Disadap Listyo Sigit Cs?

5 November 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com