Suaranusantara.com- Komisi II DPR RI menegaskan posisinya untuk tetap mendukung kelanjutan proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan bahwa DPR tetap berpegang pada rencana dan alokasi anggaran yang telah disusun bersama pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap usulan yang menyerukan agar proyek IKN dihentikan atau diturunkan statusnya menjadi hanya ibu kota tingkat provinsi di Kalimantan Timur.
Rifqi menekankan bahwa DPR melalui Komisi II akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek tersebut, termasuk dalam proses pembahasan anggarannya yang kini tengah berlangsung di Badan Anggaran.
“Kalau kami di Komisi II DPR, posisinya adalah melanjutkan agenda yang sudah berjalan, terutama anggaran yang sudah masuk dalam tahapan pembahasan berikutnya di Badan Anggaran. Kami akan terus melakukan pengawasan,” tegas Rifqi dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Rabu (23/7/2025).
Ia memaparkan bahwa dalam RAPBN 2026, Otorita IKN telah mendapatkan pagu indikatif senilai Rp5,1 triliun. Anggaran itu digunakan untuk melanjutkan pembangunan berbagai infrastruktur penting.
Selain itu, Otorita IKN juga mengusulkan tambahan dana sebesar Rp16 triliun, sehingga total kebutuhan anggaran untuk proyek tersebut pada tahun mendatang bisa mencapai Rp21 triliun.
Politisi dari Fraksi Partai NasDem itu menyatakan bahwa apabila keseluruhan usulan anggaran tersebut disetujui dalam APBN 2026, maka proses pembangunan IKN akan berlangsung lebih cepat dibandingkan rencana awal yang sebelumnya disusun.
“Saya berharap momentum Nota Keuangan dan pidato kenegaraan Presiden di depan DPR dan DPD pada 15 dan 16 Agustus 2025 dapat membawa kepastian soal status IKN,” ujarnya.
Rifqi juga mengungkapkan bahwa pada tanggal 1 hingga 3 September 2025 mendatang, seluruh kementerian dan lembaga di bawah mitra kerja Komisi II DPR RI, sebanyak 12 institusi, akan melakukan konsinyering RAPBN 2026 secara langsung di kawasan IKN.
“Saya ingin memperkenalkan IKN kepada kementerian dan lembaga tersebut agar mereka bisa merasakan langsung aura dan ruh IKN sebagai calon ibu kota negara kita,” tutupnya.


















Discussion about this post