Suaranusantara.com – Barcelona dikabarkan tengah berupaya menegosiasikan ulang nilai opsi transfer permanen Marcus Rashford dari Manchester United.
Klub asal Catalan itu disebut ingin menurunkan angka yang sebelumnya telah disepakati.
Penyerang timnas Inggris tersebut tampil impresif selama masa peminjamannya musim ini. Rashford mencatatkan kontribusi signifikan dengan torehan 10 gol dan 13 assist dari 34 pertandingan di seluruh ajang.
Kesepakatan opsi pembelian senilai 30 juta euro telah dibuat musim panas lalu. Artinya, Rashford bisa resmi menjadi pemain permanen di Camp Nou apabila Barcelona membayar nilai tersebut.
Namun, kondisi keuangan Barcelona yang belum sepenuhnya stabil membuat proses transfer ini tidak sesederhana yang dibayangkan. Meski performa Rashford menjanjikan, faktor finansial tetap menjadi kendala utama.
Manchester United Menilai Harga Rashford Meningkat
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Manchester United mulai mempertimbangkan ulang nilai yang disepakati sebelumnya. Klub berjuluk Setan Merah itu kini diyakini menilai Rashford memiliki harga pasar mendekati 50 juta poundsterling.
Media Spanyol, SPORT, melaporkan bahwa direktur olahraga Barcelona, Deco, telah bertemu dengan perwakilan Rashford untuk membahas kelanjutan karier sang pemain.
Barcelona tetap menunjukkan minat kuat untuk mempertahankan Rashford secara permanen. Namun, angka 30 juta euro dinilai masih terlalu berat bagi neraca keuangan klub.
Di sisi lain, Manchester United disebut menganggap kesepakatan tersebut sudah final. Situasi ini menciptakan dilema bagi Barcelona: membayar penuh atau mencari alternatif lain.
Meski begitu, Barcelona masih menyimpan harapan bahwa sikap United dapat melunak dalam beberapa pekan mendatang.
Peluang Rashford Kembali ke Old Trafford?
Situasi Rashford di Manchester United sebelumnya dikaitkan dengan mantan pelatih, Ruben Amorim. Kepergian Amorim dari Old Trafford sedikit membuka peluang bagi Rashford untuk kembali.
Nama Michael Carrick kini mencuat sebagai kandidat kuat manajer permanen. Carrick disebut tidak menutup kemungkinan bekerja sama kembali dengan Rashford.
Namun, keputusan akhir tampaknya tidak hanya bergantung pada pelatih. Sejumlah petinggi klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox, diyakini memiliki pandangan berbeda.
Perilaku Rashford pada paruh pertama musim 2024–2025 disebut menjadi perhatian internal klub. Faktor ini membuat peluang sang pemain untuk menghidupkan kembali kariernya di Manchester United terbilang kecil.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga Juni 2028, masa depan Rashford kini berada di persimpangan, menunggu keputusan penting pada bursa transfer musim panas.


















Discussion about this post