Suaranusantara.com- PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengumumkan mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek.
Pengumuman pergantian nama KA Argo Bromo Anggrek jadi KA Anggrek ini diumumkan oleh KAI melalui laman media sosial resminya @kai121_ tertanggal Selasa 2 Mei 2026.
Pergantian nama menjadi KA Anggrek ini akan mulai berlaku pada Sabtu 9 Mei 2026 mendatang. Di tengah pergantian nama ini, menjadi sorotan publik.
Terlebih, KA Argo Bromo kerap kali terlibat dalam kecelakaan kereta api. Seperti pada 27 April 2026 lalu, di mana KA Argo Bromo jurusan Jakarta-Surabaya menabrak KRL dan menewaskan sebanyak 16 orang dan 90 an luka-luka.
Mirisnya, kejadian itu para korban semuanya adalah perempuan.
KAI pun membeberkan alasan mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek. KAI mengatakan, pergantian nama ini bukan meninggalkan sejarah, melainkan mematangkan warisan.
“Sebuah penyederhanaan dari nama Argo Bromo Anggrek bukan meninggalkan sejarah, tetapi mematangkan warisan yang sudah lama melekat dalam perjalanan masyarakat Indonesia,” seperti dilansir dari unggahan Instagram layanan pelanggan KAI @kai121_ Kamis 7 Mei 2026.
Lalu KAI juga menjelaskan terkait pemilihan nama bunga anggrek pada kereta api jurusan Jakarta-Surabaya itu.
“Anggrek tidak menunggu tanah yang sempurna untuk tumbuh. Ia menemukan caranya sendiri untuk bertahan. Bertumpu tanpa mengambil alih. Dekat tanpa merusak. Lembut, tapi tidak rapuh. Tenang, tapi tidak lemah. Di situlah makna Anggrek menemukan bentuknya. Sebuah nama yang membawa keanggunan, keteguhan, dan kepercayaan dalam setiap perjalanan,” sambung keterangan KAI.
Terkait penumpang yang telah memiliki tiket KA Argo Bromo Anggrek, KAI menyebut tiket tersebut tetap bisa digunakan pada layanan KA Anggrek sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang telah dipilih.
“Setiap penumpang yang telah memiliki tiket KA Argo Bromo Anggrek, tiket tetap dapat dipergunakan pada KA Anggrek sesuai jadwal dan kelas pelayanan yang dipilih,” jelas KAI.


















Discussion about this post