Suaranusantara.com – Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata menjadi sorotan publik setelah aksinya viral di media sosial. Hal ini terjadi usai mereka meminta rekaman visual jalur Torean Gunung Rinjani secara gratis kepada kreator konten Canro Simarmata.
Peristiwa tersebut terungkap melalui unggahan di akun Instagram milik Canro Simarmata. Ia membagikan tangkapan layar percakapan direct message (DM) yang diduga berasal dari pihak UKP Bidang Pariwisata.
Dalam percakapan itu, pihak UKP menghubungi Canro dengan tujuan menggunakan video dokumentasi pendakian Gunung Rinjani miliknya. Konten tersebut rencananya akan dipublikasikan melalui akun resmi Instagram @ukp_pariwisata untuk menjangkau masyarakat luas.
Pihak UKP juga menyampaikan apresiasi terhadap karya Canro yang dinilai mampu menarik perhatian. Mereka kemudian menyampaikan permintaan penggunaan video tersebut tanpa membahas kompensasi secara rinci di awal.
Namun, Canro menolak permintaan penggunaan karya secara cuma-cuma. la tetap merespons dengan sopan dan menegaskan bahwa setiap karyanya memiliki nilai profesional yang harus dihargai.
“Izinkan saya menyampaikan bahwa untuk penggunaan satu video karya saya, rate yang saya tetapkan adalah sebesar Rp 10.000.000 per video,” balas Canro, dikutip Rabu (6/5).
Unggahan berisi percakapan tersebut pun dengan cepat menyebar luas dan memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mengkritik permintaan penggunaan konten tanpa bayaran dari pihak pemerintah.
“Mintanya gratisan, giliran pembukaan ada aliran dananya,” tulis akun @reyhantikaazzahir.
“Masa bapak/ibu gak bisa bikin tim kreatif sendiri buat bikin konten promosi wisata, saya pikir sangat mampu untuk bikin senidiri,” kata akun @waskita_92.
“Kencing di tempat umum aja bayar,” tutur akun @fahmiramadhannn_
“Negara kalau sama karya hobi gratisan, tapi giliran sama pejabat jor-jor’an. Apa ada fasilitas diminta dikasih,” ucap akun @ojaninter.


















Discussion about this post