Suaranusantara.com – Tim Nasional Portugal bersiap melakoni laga uji coba terakhir mereka menghadapi Nigeria sebelum bertolak ke panggung akbar Piala Dunia 2026.
Skuad asuhan Roberto Martinez dijadwalkan menjamu Nigeria pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 02.45 WIB.
Laga pemanasan pamungkas ini menjadi sangat krusial guna mematangkan taktik sebelum mereka melakoni laga pembuka turnamen melawan Republik Demokratik (RD) Kongo pada 17 Juni mendatang.
Di atas kertas, Portugal yang dihuni deretan pemain bintang merupakan salah satu kandidat kuat juara dunia tahun ini.
Terlebih, turnamen edisi kali ini diprediksi akan menjadi panggung perpisahan yang emosional bagi sang megabintang, Cristiano Ronaldo, dalam karier profesionalnya di level internasional.
Modal Kemenangan dan Ambisi Memutus Tren Sejarah
Sebelum bersiap menghadapi Nigeria, Selecao Das Quinas mengantongi modal positif lewat kemenangan tipis 2-1 atas Cile berkat gol Goncalo Guedes dan Bruno Fernandes.
Setelah uji coba ini rampung, fokus Portugal akan sepenuhnya teralihkan ke persaingan Grup K Piala Dunia 2026, di mana mereka tergabung bersama RD Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.
Melihat komposisi grup tersebut, Portugal jelas menjadi tim yang paling diunggulkan untuk lolos ke fase gugur.
Kendati demikian, sejarah mencatat bahwa Portugal belum pernah sekalipun mengangkat trofi Piala Dunia. Prestasi tertinggi mereka hanyalah meraih tempat ketiga pada edisi lawas 1966.
Sementara pada edisi terakhir mereka terhenti di perempat final, bahkan sempat gagal total di fase grup pada edisi 2014 silam.
Pertemuan antara Portugal dan Nigeria sendiri terbilang langka. Kedua tim tercatat baru sekali bertemu pada laga persahabatan November 2022, yang saat itu dimenangkan telak oleh Portugal dengan skor 4-0.
Super Eagles yang Terluka Tetap Tebar Ancaman
Kontras dengan tuan rumah, Nigeria menyambangi laga ini dengan status yang kurang beruntung. Tim berjuluk Super Eagles ini dipastikan absen dari putaran final Piala Dunia 2026 setelah disingkirkan secara dramatis oleh RD Kongo lewat babak adu penalti di final kualifikasi zona Afrika (CAF).
Kegagalan ini membuat pencinta sepak bola dunia harus merelakan absennya nama-nama besar seperti striker tajam Victor Osimhen, serta bintang Eropa lainnya seperti Ademola Lookman, Calvin Bassey, Wilfred Ndidi, Alex Iwobi, dan Samuel Chukwueze di turnamen musim panas ini.
Padahal, Nigeria merupakan salah satu wakil Afrika paling konsisten dengan rekor tampil di enam dari delapan edisi Piala Dunia terakhir sejak 1994.
Meski begitu, armada besutan Eric Chelle tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka baru saja menahan imbang Polandia 2-2 dan mengantongi catatan impresif tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir.
Bahkan, Nigeria sukses menyapu bersih 9 dari 12 laga pamungkas mereka, termasuk saat menumbangkan Zimbabwe dan Jamaika untuk mempertahankan trofi Unity Cup di London.
Rotasi Strategis Roberto Martinez
Kabar baik berembus ke kubu Portugal seiring bergabungnya kuartet Paris Saint-Germain: Nuno Mendes, Vitinha, Joao Neves, dan Goncalo Ramos.
Keempatnya sudah berada di pemusatan latihan setelah menyelesaikan tugas di final Liga Champions, dan Martinez diprediksi akan memberikan mereka menit bermain.
Rotasi besar-besaran kemungkinan akan diterapkan Martinez jika dibandingkan saat laga kontra Cile. Nama-nama seperti Diogo Dalot, Goncalo Inacio, Pedro Neto, dan Goncalo Guedes berpeluang tampil sejak menit awal.
Di sektor penjaga gawang, Diogo Costa diproyeksikan kembali mengawal gawang. Sementara itu, Rafael Leao yang menerima kartu merah saat melawan Cile tetap bisa diturunkan karena status laga ini yang hanya persahabatan.
Sebaliknya, Cristiano Ronaldo kemungkinan besar akan diistirahatkan di bangku cadangan demi menjaga kebugaran.
Dari kubu lawan, absennya Osimhen dan Lookman membuat Eric Chelle kemungkinan bertumpu pada duet Terem Moffi (Porto) dan Akor Adams (Sevilla) di lini depan.
Sektor tengah mereka akan dikomandoi oleh Wilfred Ndidi bersama gelandang Coventry City, Frank Onyeka.
Prakiraan Susunan Pemain
- Portugal (4-3-3): Diogo Costa; Dalot, Dias, Inacio, Mendes; Vitinha, Fernandes, Joao Neves; Bernardo Silva, Guedes, Neto.
Pelatih: Roberto Martinez - Nigeria (4-4-2): Okoye; Bewene, Ogbu, Fernandez, Onyemaechi; Simon, Onyeka, Ndidi, Nnadi; Adams, Moffi.
Pelatih: Eric Chelle
Prediksi Jalannya Laga dan Skor Akhir
Nigeria merupakan lawan yang tepat bagi Portugal untuk menguji kesiapan mental dan kedalaman taktik mereka sebelum turnamen resmi dimulai.
Roberto Martinez diprediksi memanfaatkan babak kedua untuk melakukan banyak pergantian pemain guna menghindari risiko cedera skuad utama.
Meski Nigeria berpotensi memberikan perlawanan sengit, keunggulan kualitas individu dan motivasi tinggi skuad Selecao untuk terbang ke Piala Dunia dengan rapor bersih tampaknya akan menjadi pembeda.
Prediksi Skor Akhir: Portugal 2-1 Nigeria


















Discussion about this post