Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Apa Penyebab Penempatan Manajer Kopdes Merah Putih Tak Sesuai Domisili? Ini Penjelasan Pemerintah

Feri Spt by Feri Spt
28 September 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Penempatan manajer Kopdes Merah Putih jadi sorotan (Instagram @beritapekalongan1)

Penempatan manajer Kopdes Merah Putih jadi sorotan (Instagram @beritapekalongan1)

2
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) KDKMP tengah menjadi sorotan lantaran tak sesuai domisili, bahkan lintas provinsi.

Pihak Kopdes Merah Putih angkat bicara terkait penyebab penempatan manajer KDKMP tak sesuai domisili.

Pihak Kopdes Merah Putih menyampaikan bahwa kedekatan domisili tetap menjadi prioritas. Namun, lokasi penempatan manajer KDKMP ditentukan oleh beberapa aspek.

BACAJUGA

Ratusan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Geruduk Kantor PT Agrinas Pangan Nusantara, Layangkan Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

Ternyata Segini Banyaknya Manajer Kopdes Merah Putih, Penempatan Jadi Sorotan Tak Sesuai Domisili

“Kami memahami bahwa penempatan yang jauh dari keluarga dan lingkungan asal membutuhkan kesiapan serta penyesuaian yang tidak ringan,” demikian yang tertulis dalam unggahan di Instagram @simpkopdes Minggu 27 September 2026.

Dalam menempatkan manajer Kopdes Merah Putih, pemerintah menggunakan metode Hungarian Bipartite Matchmaking Method.

Metode ini bertujuan untuk mencari kombinasi penempatan terbaik secara keseluruhan. Sistem ini mempertimbangkan empat variabel utama, yakni kedekatan domisili, kesiapan bangunan KDKMP, ketersediaan kuota, dan keseimbangan kebutuhan antarwilayah.

Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan titik KDKMP yang sesuai pada beberapa wilayah belum tersedia, sudah terisi penuh, atau gedungnya belum siap ditempati.

Hal inilah menjadi penyebab sebagian manajer ditugaskan ke wilayah lain yang masih membutuhkan tenaga pengelola.

“Namun, pada beberapa wilayah, titik yang sesuai belum tersedia, telah terisi, atau belum siap untuk ditempati. Karena itu, sebagian manajer perlu ditempatkan di wilayah lain yang masih membutuhkan,” terangnya.

Pemerintah juga memastikan penempatan yang jauh ini sama sekali bukan bentuk hukuman atau penilaian negatif terhadap kualitas maupun kemampuan sang manajer.

Setiap penempatan memiliki peran yang sama penting dalam memastikan KDKMP dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam unggahan tersebut juga dibeberkan tahapan penempatan manajer KDKMP. Pada tahap awal, pemerintah langsung memasangkan manajer dengan KDKMP yang berada di desa.

Tahap pertama, sistem memprioritaskan bangunan KDKMP yang telah selesai 100%. Tahap kedua, titik siap operasional di wilayah asal telah penuh atau memang tidak tersedia, sementara wilayah lain masih membutuhkan manajer.

Tahap ketiga, setelah seluruh titik yang selesai terisi, sistem melanjutkan penempatan berdasarkan progres pembangunan tertinggi

Berdasarkan data Simkopdes, mayoritas manajer sebenarnya masih ditempatkan di sekitar wilayah asal mereka. Dari 28.620 manajer KDKMP yang ditempatkan, tercatat 55,69% berada dalam jarak maksimal 10 kilometer (km), 71,91% berada dalam jarak maksimal 50 km, 65,14% tetap di kabupaten/kota asal, 88,28% tetap di provinsi asal, dan 11,27% ditempatkan lintas provinsi.

Median jarak keseluruhan penempatan tercatat hanya 6,53 km. Kendati begitu, angka statistik tersebut diakui tidak serta-merta menghilangkan tantangan psikologis bagi mereka yang harus bertugas jauh dari keluarga.

“Namun, penempatan jauh bukan bentuk hukuman dan bukan berarti wilayah asal diabaikan. Kondisi tersebut terjadi karena titik KDKMP yang sesuai di wilayah asal tidak selalu tersedia, sudah terisi, atau belum menjadi prioritas berdasarkan kesiapan bangunan. Di mana pun ditempatkan, setiap manajer memegang peran yang sama pentingnya memastikan KDKMP dapat segera hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya

Tags: DomisiliKDKMPKopdes Merah PutihManajer
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Johan Rosihan bicara soal ancaman Cs-137
Nasional

Johan Rosihan: APBN 2027 Harus Terasa Manfaatnya sampai ke Seluruh Rakyat

by snc4
29 September 2026

Suaranusantara.con— Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Dapil...

Ketua DPR RI Puan Maharani bicara soal Destry Damayanti diusulkan jadi calon tunggal Gubernur BI (Istimewa)
Nasional

Jokowi Tunjukkan KTA PSI, Puan Maharani: Alhamdulillah

by snc4
29 September 2026

Suaranusantara.com- Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan dirinya...

Konferensi Pers pimpinan DPR Ketua Puan Maharani dan Wakil Ketua Sufmi Dasco Ahmad soal revisi UU TNI

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Sufmi Dasco Sebut Waktu Pertemuan Kemarin Terbatas

29 September 2026
Jakarta kekurangan guru, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara (Instagram @heyjakarta.id)

Pramono Anung Tanggapi Begini Soal Jakarta Disebut Kekurangan Guru

29 September 2026
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara soal pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala BGN (Instagram @generasico)

Bahas RUU Pemilu, DPR Akan Temui Pimpinan Partai Non-Parlemen Jumat

29 September 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau penataan Anak Kali Krukut (Instagram @pramonoanungw)

Pemprov DKI Jakarta Tata Bantaran Anak Kali Krukut, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Penggusuran

29 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

7 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/5/2025). (Ilham F/Suaranusantara)
Nasional

Said Abdullah Ungkap Harapan Prabowo dan Megawati Bertemu Lagi 17 Oktober

by snc4
29 September 2026

Suaranusantara.com- Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9/2026),...

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf dan Wamenhaj Dahnil Anzar (Instagram @gus.irfanyusuf)

Prabowo Buka Opsi Skema BIPIH 52 Persen, Tak Ingin Biaya Haji Tak Beratkan Jemaah

29 September 2026
Menhaj Irfan Yusuf saat ratas bersama Presiden Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Arahan Prabowo Minta Biaya Haji Tak Beratkan Jemaah, Menhaj: Masih Cari Formulasi

29 September 2026
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap arahan Presiden Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Minta Menkes Budi Gunadi Tingkatkan Layanan BPJS: Antrean Diperpendek dan Pasien Dilayani Baik

29 September 2026
Presiden Prabowo Subianto saat ratas bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan BPJS (Instagram @Sekretariat.kabinet)

Dipanggil Prabowo ke Istana, Menkes Budi Gunadi Diminta Tidak Ada Lagi Pembeda Pasien BPJS dan Umum

29 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com