Kabupaten Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang telah menerima 87,73 persen suara hingga Kamis (28/6/2018).
Dari 27 Kecamatan di Kabupaten Tangerang, hanya tinggal dua Kecamatan yakni Kosambi dan Pakuhaji yang belum menyerahkan data.
Dari data yang hampir rampung tersebut, tingkat partisipasi masyarakat hanya 63 persen. Jumlah tersebut berada dibawah target partisipasi KPU Kabupaten Tangerang yakni 80 persen.
“Dari data yang masuk, partisipasi pemilih mencapai 63 persen, memang masih dibawah target yaitu 80 persen untuk tingkat kabupaten Tangerang,” ujar Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Ali Zainal Abidin, Kamis (28/6/2018).
Ali mengatakan, banyak penyebab partisipasi masyarakat yang rendah di Kabupaten Tangerang.
Salah satunya yakni masih liburnya sekolah hingga banyak masyarakat yang masih berada di kampung halaman.
“Banyak penyebab partisipasi ini rendah, mungkin salah satunya karena masa libur sekolah dan tidak jauh dari hari raya Idul Fitri,” ujarnya.
Meski begitu, ia mengungkapkan partisipasi pemilih di Kabupaten Tangerang lebih meningkatkan dibanding pilkada Bupati tahun 2015 lalu yakni hanya 50 persen.
“Dibandingkan pilkada Gubernur juga yang hanya 59 persen, saat ini ada trend peningkatan partisipasi, semoga ini jadi sinyal positif,” ujarnya.
Tidak tercapai nya target partisipasi pemilih pun akan menjadi bahan evaluasi bagi KPU Kabupaten Tangerang untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.
“Bagian tolak ukur Pemilu 2019, hasil evaluasi pilkada ini, harus mengambil langkah strategis dan metode yang lebih tepat dalam mensosialisasikan,” tandasnya. (yogi/nji)

















