Kota Tangerang – Merayakan HUT ke-53, Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang punya cara yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Untuk merayakan HUT pada tahun ini, kampus tertua di Kota Tangerang tersebut mengajak keluarga besar lingkungan kampus dan alumni untuk lebih mengenal sosok Syekh Yusuf.
“Kita mencoba mengetahui siapa sih Syekh Yusuf itu? Karena banyak alumni, mahasiwa, bahkan dosen yang tidak me ngenal sosoknya,” kata Rektor UNIS, Prof. Mustofa Kamil, Kamis (4/4/2019).
Mustofa pernah bertanya kepada mahasiswa dan dosen mengenai sosok Syekh Yusuf. Ironinya, banyak dari mereka yang tidak mengenal sosok Syekh Yusuf. Menurut Mustofa, dibutuhkan pengkajian mendalam tentang sosok Syekh Yusuf.
“Saya mencoba menggulirkan gagasan ini dalam konteks Syekh Yusuf sebagai politikus, ulama dan sebagai pejuang. Tiga hal itu sesuai dengan visi dan misi UNIS,” tambahnya.
Pihaknya kata Mustofa akan memasukkan ke-Syekh Yusuf-an dalam sebuah materi kuliah 1 atau 2 SKS yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa.
Mustofa mengungkapkan, sebagai politikus, Syekh Yusuf sangat disegani oleh Belanda saat menjajah Indonesia. Itu dibuktikan dengan peristiwa pengasingan Syekh Yusuf ke Srilanka.
“Kalau hanya politikus biasa paling dibuang ke Jakarta. Ini justru ke Srilanka dan Afrika Selatan. Berarti, saat itu Syekh Yusuf sangat berbahaya bagi pemerintahan Belanda. Bahkan, ia dianggap sosok pahlawan di Afrika Selatan,“ tutur Mustofa.
Dari segi ulama, Syekh Yusuf merupakan sosok ulama pembelajar sepanjang hayat.
“Santrinya banyak ada di Aceh, Yaman, Suriah, dan Turki. Pengaruhnya sangat kuat,” katanya.(ger/and)


















Discussion about this post