SuaraNusantara.com- Menparekraf Sandiaga Uno mendorong partai PPP untuk bergabung ke Prabowo Gibran meski dirinya hingga kini belum mendapat tawaran duduk di kabinet baru nantinya.
Walau belum mendapat tawaran masuk ke Kabinet Prabowo Gibran, Sandiaga Uno tetap mendorong PPP bergabung merapat ke pasangan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih itu.
Menurut Sandiaga Uno, mendukung PPP gabung Prabowo Gibran bukan berarti untuk mendapat posisi di Kabinet.
“Walaupun saya secara pribadi sudah menyampaikan saran saya untuk PPP mendukung pemerintah, tapi sebaiknya menurut saya meskipun mendukung pemerintah tapi tidak mematok-matok jabatan karena kan berkontribusi untuk pemerintah, mendukung tidak mesti diartikan untuk mendapat posisi,” kata Sandiaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Juni 2024.
Dirinya menyadari hingga kini belum mendapat tawaran kursi Kabinet Prabowo Gibran, lantaran berbeda sikap dalam Pilpres 2024.
“Belum ada tawaran (masuk kabinet), tapi saya sebagai pendukung Pak Ganjar dan Pak Mahfud, saat itu kan,” kata Sandiaga pada Minggu 16 Juni 2024.
Adapun PPP pada Pilpres 2024 mengusung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.
“Oh enggak, nggak ada penawaran itu dan kita mestinya dari PPP karena kita pendukung Pak Ganjar sebelumnya,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga menyampaikan rasa prihatin atas PPP yang tak lolos ke kursi DPR.
Sandiaga lantas meminta maaf kepada seluruh kader PPP, atas kegagalan partai berlambang Kakbah itu lolos ke DPR RI periode 2024-2029.
Dan dia pun mengaku bisa merasakan kepedihan yang dialami seluruh kader PPP.
“Prihatin dan saya juga melihat rekan-rekan di daerah yang telah berjuang luar biasa ini menghasilkan keprihatinan dan kepedihan yang sama,” kata Sandiaga.
*


















Discussion about this post