
Jakarta – SuaraNusantara
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti memgakui jika dirinya memang menghadiri rapat internal yang digelar tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Ahok-Djarot di Hotel Novotel, Jakarta Barat, Kamis, 9 Maret kemarin.
Mimah menjelaskan, kehadirannya dalam rapat tersebut atas undangan tim Ahok-Djarot. Dimana sebelumnya, Merry Hotma yang merupakan anggota tim pemenangan Paslon petahana itu menghubungi dirinya pada Selasa lalu.
“Ada undangan resminya ke ibu, ibu dikontak untuk hadir dalam kegiatan raker ini,” ujar Mimah via selulernya kepada SuaraNusantara, Jumat (10/3/2017).
Kata Mimah, dirinya bersedia mengahdiri rapat internal itu lantaran mengangkat materi ‘evaluasi pemilukada putaran pertama.
“Di sana presentasi indeks kerawanan pemilukada dan realitas kerawanannya yang terbukti terjadi pada pelaksanaan tahapan di putaran pertama,” ungkapnya.
Di hadapan tim pemenangan Ahok-Djarot, Mimah menyampaikan hasil evaluasi tim investigasi Bawaslu Pusat dan Bawaslu DKI Jakarta di 60 TPS yang diduga terjadi pelanggaran pemilu saat Pilgub putaran pertama, 15 Februari lalu.
“Kita rekam selama ibu bicara soal hasil evaluasi tim investigasi Bawaslu RI dan DKI,” papar dia.
Selain menghadiri undangan rapat internal Ahok-Djarot, Mimah mengaku pernah menghadiri rapat internal yang digelar tim pemenangan pasangan cagub-cawagub Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni pada putaran pertama.
“Saya pernah diundang tim kampanye AHY untuk hadir sebagai narasumber,” tukas Mimah.
Sekedar informasi, tim pemenangan Ahok-Djarot tak hanya menghadirkan Ketua Bawaslu DKI. Turun diundang dalam rapat tersebut, Ketua KPU Provinsi DKI, Sumarno dan Komisioner KPUD Dahliah Umar.
Penulis: Hasbullah

















