Suaranusantara.com- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa jumlah rombongan Presiden RI Prabowo Subianto ke luar negeri sudah dikurangi separuhnya dari periode sebelummya. Periode sebelumnya berjumlah dari 120 menjadi 50-60 orang saja.
Hal ini disampaikan Teddy merespon terkait saran dari ex Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Dino Patti Djalal yang menyoroti seringnya Prabowo ke luar negeri.
“Jumlah rombongan. Ini sangat penting, jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran, lebih dari separuh, dari periode sebelumnya,” kata Seskab Teddy menyampaikan jawaban dalam keterangan video yang diunggah melalui akun @sekretariat.kabinet, Senin 1 Juni 2026.
Lalu Teddy membandingkan jumlah rombongan ketika Dino masih menjabat pada 2014. Di masa itu, rombongan Presiden ke luar negeri biasanya berjumlah sekitar 120 orang.
Sekarang, kata Teddy, zaman Prabowo sudah dikurangi separuhnya hanya 50-60 orang saja ikut rombongan.
“Jadi kalau dulu itu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang, zaman Pak Dino seperti itu. Nah, zaman Presiden Prabowo jumlahnya antara 50-60 orang maksimal,” ungkap Teddy.
Lebih lanjut ia menekankan, jadwal kunjungan luar negeri Presiden Prabowo diatur sejak setahun sebelumnya, kecuali yang sifatnya mendesak sesuai kebutuhan dalam dan luar negeri.
Adapun biaya perjalanan, sepenuhnya ditanggung oleh dana pribadi Prabowo jika lebih dari yang dianggarkan.
Oleh karenanya Teddy menyatakan, kunjungan luar negeri Prabowo bukan bermaksud untuk gagah-gagahan.
“Jadi salah besar, kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial. Jadi kita harus lihat apa yang sudah dicapai dalam 1,5 tahun terakhir,” tandas Teddy.


















Discussion about this post