Suaranusantara.com- Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang akan digelar di Gedung DPR/MPR RI pada 20 Oktober 2024 dipastikan akan mempengaruhi arus lalu lintas di sekitar lokasi acara. Ditlantas Polda Metro Jaya mengumumkan rencana rekayasa lalu lintas sebagai langkah antisipasi untuk menghindari kemacetan.
Penyesuaian rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sejumlah titik krusial, termasuk di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Asia Afrika. Selain itu, pihak kepolisian juga memastikan akan melakukan penjagaan dan pengaturan lalu lintas yang intensif selama berlangsungnya acara.
Tak hanya itu, pada hari pelantikan nanti, masyarakat yang biasa beraktivitas di kawasan Car Free Day Sudirman-Thamrin perlu memperhatikan bahwa kegiatan tersebut akan ditiadakan. Sejumlah panggung hiburan akan menggantikan CFD untuk meramaikan suasana.
Baca Juga:Â BKN Jadwalkan Tes SKD CPNS 2024 Mulai 16 Oktober hingga 14 November 2024
Sejumlah titik jalan di sekitar Gedung DPR/MPR akan mengalami pengalihan arus untuk mengantisipasi kepadatan. Di antaranya, arus dari lampu merah Lapangan Tembak menuju Jalan Gatot Subroto akan diputar balik di kolong sekat 2 atau dialihkan ke arah tanjakan layang Ladokgi menuju Semanggi. Begitu juga dengan arus dari Tol Dalam Kota yang hendak keluar di off ramp Pulo Dua akan dialihkan menuju Tol Tomang.
Tak hanya itu, arus dari Jalan Palmerah Timur yang menuju Gedung DPR/MPR akan diarahkan ke Jalan Tentara Pelajar atau Jalan Permata Hijau. Pengalihan juga berlaku untuk arus dari Jalan Gerbang Pemuda yang menuju pintu belakang Gedung DPR/MPR, yang akan dialihkan ke Jalan Asia Afrika.
Selain itu, sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin akan dihiasi 13 panggung hiburan yang siap memeriahkan suasana. Acara pelantikan ini juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, presiden terpilih Prabowo Subianto, serta tamu negara dan tamu VVIP lainnya. Sebagai akibat dari acara tersebut, kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman-Thamrin akan ditiadakan.


















Discussion about this post