SuaraNusantara.com – Warga Desa Cikamunding, di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, mengeluhkan menu makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu menyusui dan balita non-PAUD.
Warga menyampaikan keluhan dan kritik lewat media sosial (Medsos) terhadap isian MBG yang disebut dikirim dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Batu, Desa Gunung Batu, Cilograng.
Di akun medsosnya, warga memposting diduga isian MBG dari dapur SPPG tersebut. Di foto yang dipoating nampak hanya terdiri dari satu buah roti, pisang dan susu kotak kecil.
Kepala Desa Cikamunding Yayan Hendayana membenarkan bahwa menu tersebut merupakan MBG yang diterima warganya untuk kelompok ibu menyusui dan balita.
“Betul yang isinya roti, pisang dan susu itu informasinya untuk satu hari. Ada warga juga yang mengeluh pisangnya tidak bisa dimakan karena keras,” kata Hendayana, Minggu (21/2/2026).
Pria yang akrab disapa Alev amat menyayangkan MBG yang disajikan untuk warganya. Dia minta hal tersebut bisa jadi perhatian serius oleh SPPG terkait porsi dan komposisi makanan bergizi.
“Saya kira dari menu yang untuk satu hari akan diperbaiki setelah ada keluhan warga, ternyata tidak, karena untuk yang dirapel dua hari pun sama saja,” ungkap Alev.
Menu yang dirapel dua hari untuk ibu menyusui dan balita menuai kritik warga. Mereka menilai MBG dari dapur lain justru lebih bagus.
“Masih seperti ini. Hari ke-2 dan semua ini untuk dua hari. Semoga atuh kedepannya menu na lebih diperhatikan. Dapur yang lain mah di daerah sini menu nya bagus-bagus dan masa ini menu balita kan balita mah belum dikasih roti beginian,” tulis salah seorang warga.
“MBG yang masuk ke Desa Cikamunding porsi balita sama busui (Ibu menyusui) jauh beda isinya sama di desa lain. Kumaha boa iyeu dapurna da lain ti Desa Cikamunding dapurna, ini untuk dua hari (Gimana ini dapurnya, ternyata bukan dari Cikamunding, ini menu untuk dua hari),” keluh warga lain yang memposting isian MBG terdiri dari empat roti, dua jeruk, telur, keripik tempe dan susu.
Dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp, Kepala SPPG Gunung Batu, Alvi Julkarnaini tak juga merespon soal menu tersebut.
Sementara itu, Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Lebak, Asep Royani, membenarkan menu tersebut berasal dari SPPG Gunung Batu.
“Menurut informasi, betul itu dari Gunung Batu. Saya pun masih kesulitan menghubungi beliau (Kepala SPPG),” ucap Asep.
Namun, Asep tak menjawab saat diminta tanggapan mengenai menu yang dikeluhkan oleh warga Cikamunding.(Def)


















Discussion about this post