Suaranusantara.com- Kecelakaan bus ALS vs truk tangki pengangkut BBM yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu 6 Mei 2026 pukul 12.00 WIB telah menyebabkan sebanyak tiga orang mengalami luka bakar.
Ketiga korban kecelakaan bus ALS vs truk tangki BBM kini tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Rupit.
Di mana, satu orang dilaporkan mengalami kritis dan dua orang dalam pengawasan ketat akibat luka bakar yang dialami.
“Tiga korban ini sedang dalam perawatan intensif di RSUD Rupit, satu orang mengalami trauma inhalasi dan kondisi kritis, dan dua orang dalam pengawasan ketat,” kata Kasi Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Rupit, Riska Dwi Julianti, Rabu 6 Mei 2026.
Adapun ketiga korban yang mengalami luka bakar di antaranya perempuan usia 30 tahun, laki-laki usia 31 tahun dan laki-laki usia 44 tahun. Ketiganya tiba di RSUD Rupit dalam kondisi sadar dan bisa diajak komunikasi.
Riska mengungkapkan luka bakar yang dialami ketiga korban itu sebesar 80-99 persen. Ketiga korban ini kini tengah dalam perawatan di ICU Rumah Sakit Rupit.
“Untuk yang dua korban itu (luka bakar) hampir 80 persen, yang satu korban 99 persen,” ucap dia.
“Sekarang itu satu orang dirawat di ICU dengan ventilator, dua orang juga di ICU untuk pengawasan ketat. Untuk pengobatan baru terapi-terapi dan akan dilaksanakan tindakan, kondisi ini kan kalau lagi perbaikan untuk dilakukan tindakan operasi besok pagi untuk dua orang, untuk satu orang kita perbaiki dulu untuk trauma inhalasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Riska menyampaikan RSUD Rupit juga sempat merawat satu korban luka ringan akibat kejadian nahas tersebut. Namun, saat ini sudah dipulangkan.
Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintasi wilayah Kecamatan Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.
Sopir bus ALS kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar.
Namun, secara bersamaan dari arah berlawanan (Utara/Rupit), sebuah mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tabrakan hebat tidak dapat terhindarkan.
Insiden naas itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia di lokasi. Para korban ini di antaranya sopir bus ALS, 13 penumpang bus ALS, satu sopir truk tangki dan satu satu kernet truk tangki.
Selain itu, kecelakaan tersebut juga menyebabkan tiga orang luka berat dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.


















Discussion about this post