
Nias Selatan – SuaraNusantara
Seorang pelajar Kelas XII SMAN 1 Ulunoyo, Yusman Giawa, tewas tenggelam di Sungai Oyo, Desa Orahili Kecamatan Ulunoyo Kabupaten Nias Selatan, Jumat (10/11/2017) pagi. Warga Desa Hilizukhu Kecamatan Ulunoyo ini tenggelam dan terseret arus sejauh kurang lebih 300 meter setelah menyelamatkan temannya yang sempat terseret arus sungai.
Salah seorang penduduk setempat, Putri Ndruru, kepada SuaraNusantara menuturkan, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Yusman dan teman-temannya berangkat menuju sekolah dan nekat melewati Sungai Oyo, yang kala itu tengah meluap setinggi ketiak orang dewasa.
Di sungai ini, tidak ada dan tidak pernah dibangun jembatan, sehingga warga yang hendak menyeberang harus berjalan melalui sungai.
Yusman dan teman-temannya berhasil menyeberangi sungai. Sesaat kemudian, guru sekolah mereka meminta tolong untuk mendorong sepeda motornya melewati sungai. Mereka pun ‘balik kanan’ untuk membantu.
Selanjutnya, Yusman beserta teman-temannya membantu mendorong sepeda motor sang guru. Di pertengahan, salah satu teman Yusman terseret arus. Yusman dengan sigap menarik/menyelamatkan temannya. Namun naas, ia malah menjadi terbawa arus dan hanyut karenanya.
Selanjutnya, teman-teman Yusman bersama warga langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul 07.45 WIB, Yusman ditemukan terjepit dan terendam di antara potongan kayu dan bebatuan sungai kira-kira 300 meter jauhnya dari lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Putri mengatakan, lewat kejadian ini kiranya menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia berharap pemerintah secepatnya membangun jembatan di Sungai Oyo.
“Padahal lokasi ini bisa dikatakan ibu kota kecamatan, dan merupakan satu-satunya akses jalan penghubung Kecamatan Ulunoyo dengan kecamatan-kecamatan lainnya. Korban jiwa juga sudah banyak, tetapi heran kok pemerintah daerah selama ini tidak pernah memberi perhatian membangun jembatan. Kita berharap ke depannya tidak ada lagi korban berikutnya,” pungkasnya.
Kontributor: Dohu Lase

















