Kabupaten Lebak – Kehadiran Ansor dan Banser di Kabupaten Lebak harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai kader, tidak cukup berhenti hanya soal berorganisasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PC Ansor Kabupaten Lebak, Deden Z. Farhan.
“Lebih jauh dari itu sebagai kader kita harus terus bergerak mengikuti pengajian-pengajian, menjaga para kiai, membantu sebisa dan semampunya pondok pesantren di lingkungan masing-masing,” katanya, Senin (25/2/2019).
Dia mengingatkan, Ansor dan Banser merupakan aset besar yang dimilik Nahdlatul Ulama (NU), terutama dalam meneruskan perjuangan NU ke depan.
“Karena GP Ansor warosatul NU, artinya Ansor dan Banserlah yang melanjutkan kepemimpinan NU, jika kader terbatas maka kemungkinan ke depan potensi SDM terbaik untuk melanjutkan NU juga akan terbatas,” jelas Deden.
Untuk menjalankan amanah organisasi yang disepakati pada Rakerda, PC Ansor Lebak telah menyelenggarakan Diklat Terpadu Dasar (DTD) IV yang diikuti 380 pemuda perwakilan dari seluruh kecamatan, di Ponpes Al-Farhan Cipanas, 22-24 Februari 2019.
“DTD merupakan langkah awal para pemuda berkhidmat di Ansor yang diharapkan menjadi kekuatan baru Ansor dalam mengawal NKRI dan Ahlusunnah wal Jamaah di Kabupaten Lebak,” terang Deden.(and/nji)


















Discussion about this post