SuaraNusantara.com – Ratusan Purnapaskibraka di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Lampung diangkat menjadi Duta Pancasila oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Sebelumnya juga sudah dilakukan pengangkatan Purnapaskibraka menjadi Duta Pancasila di 24 provinsi lainnya di Indonesia.
Pengangkatan Purnapaskibraka Duta Pancasila didasarkan pada Perpres Nomor 51 tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Peraturan BPIP Nomor 3 tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Perpres Nomor 51 yang menggantikan Perpres Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembinaan Ideologi Pancasila kepada Generasi Muda melalui Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dan Perban Nomor 1 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Perpres Nomor 13 Tahun 2021 yang sudah dicabut.
“Purnapaskibraka Duta Pancasila harus memegang teguh konsensus yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Mereka juga harus menjadi teladan dalam mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari terutama di kalangan generasi muda”, kata Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina dalam keterangan yang diterima, Sabtu (29/10/2022).
Purnapaskibraka Duta Pancasila diharapkan dapat mengukir prestasi dan menjadi benteng Ideologi Pancasila.
“Jadilah pewaris dan pemimpin Indonesia masa depan, jangan pernah ragu menjaga Pancasila, jagalah sang saka merah putih tetap berkibar di seluruh pelosok Indonesia,” pesan Rima.
Purnapaskibraka Duta Pancasila diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mengarusutamakan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menjadi Duta Pancasila, Purnapaskibraka juga diminta bisa membawa nama baik bangsa dan dapat menjadi teladan bagi nusa dan bangsa serta mampu membawa harum nama bangsa.
Kepala Kesbangpol Lampung M. Firsada menyebut, menjadi Duta Pancasila merupakan tugas mulia dan bertanggung jawab dengan lingkungan sekitar agar menjadi teladan yang baik. Terutama terkait paham radikal yang sudah masuk ke Indonesia diharapkan bisa dicegah sejak dini.
“Paham radikalisme saat ini menyasar ke anak muda, oleh karena itu semua bisa melihat paham-paham yang bertentangan dengan agama, merusak kesatuan NKRI harus dilawan,” imbaunya.(Def)


















Discussion about this post