Suaranusantara.com – Sekretaris Tim Pemenangan Cagub Banten nomor urut 02, Asep Rahmatullah mengaku banyak menemukan kecurangan di Pilgub Banten 2024.
Akibatnya, membuat paslon nomor urut 01 itu kalah pada hasil quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survei.
Dia mengatakan, pihaknya akan melaporkan hal terkait ke Bawaslu untuk segera di proses.
“Adanya intimidasi dan juga hal-hal yang sedianya dalam konteks pemilu ini kita harapkan ada satu buah fair play, dalam konteks bagaimana kita menghadapi demokrasi ini, tapi dilapangan ada hal-hal yang memang kita temukan dan ini sedang kami proses oleh tim advokasi kami,” ujar Asep, Rabu (27/11/2024).
Lebih lanjut, Asep meminta aparat penegak hukum, baik polisi maupun kejaksaan, serta pihak-pihak terkait untuk bekerjasama dalam keamanan Pilgub Banten.
“Kami juga meminta kepada aparatur sipil negara, aparat keamanan, mari bekerja secara profesional untuk sama-sama memastikan Pilkada Banten berjalan aman dan demokratis,” ucapnya.
Diketahui, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 02 Andra Soni-Dimyati Natakusumah unggul dari pasangan 01 Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dalam hitungan cepat dari dua lembaga survei.
Lembaga survei politik Charta Politika Indonesia dan Kedai Kopi merilis masing-masing pasangan 02 mendapat perolehan 57,65 persen, dan pasangan 01 dengan perolehan 42,35 persen.


















Discussion about this post