SuaraNusantara.com-Banjir dan tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (3/12/2024).
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa aliran sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
Data dari Badan Penanggalungan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat, banjir melanda 12 kecamatan dengan rumah terendam mencapai ribuan. Sementara longsor dilaporkan terjadi di 6 kecamatan dengan.
“Data sementara total rumah yang rusak terdampak bencana sebanyak 18, lalu sebanyak 12 fasilitas umum dan sosial serta infrastruktur berupa jalan dan jembatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama.
Selain kerusakan bangunan rumah, Febby bilang, bencana longsor yang terjadi di wilayah Cipanas menimbulkan korban luka dan jiwa.
“Ada satu orang anak berusia 14 tahun yang sedang di dalam rumah meninggal setelah rumahnya tertimpa longsor. Kemudian adiknya berusia 10 tahun mengalami luka,” ungkap Febby.
Di banyak titik, banjir dengan ketinggian air bervariatif sudah mulai surut. Kondisi tersebut dimanfaatkan warga membersihkan rumah dan perabotan rumah tangga dari lumpur yang terbawa air.
“Melihat sore tadi hujan masih turun, kami minta masyarakat tetap waspada terhadap berbagai potensi bencana banjir, longsor, pohon tumbang dan angin puting beliung,” imbau Febby.(Def)


















Discussion about this post