Suaranusantara.com- Bursa saham Indonesia mengawali pekan ini dengan langkah goyah. Meski baru memasuki sejam awal perdagangan, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan.
Tak seperti pekan lalu yang sempat mencatatkan penguatan, Senin pagi ini justru dibuka dengan pelemahan. Namun, di tengah pelemahan tersebut, sejumlah saham justru melesat dan menjadi sorotan investor.
Meski IHSG secara keseluruhan tertekan, sejumlah saham justru mencatatkan lonjakan signifikan. Bahkan, lima di antaranya sukses masuk daftar saham dengan kenaikan tertinggi (top gainers), termasuk satu saham yang berhasil menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
Data dari RTI mencatat, selama sejam perdagangan berlangsung, sebanyak 6,6 miliar saham berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp4,4 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 472.491 kali. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 248 mencatatkan kenaikan, 312 mengalami penurunan, dan 226 saham stagnan. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan justru bergerak naik tipis sebesar 0,1 persen.
Di tengah kelesuan IHSG, performa gemilang datang dari saham PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) yang mencatatkan lonjakan hingga 34,4 persen dan langsung menyentuh batas ARA. Kinerja luar biasa ini menempatkan ZYRX sebagai saham dengan kenaikan tertinggi dalam sesi perdagangan pagi.
Saham lain yang turut masuk radar top gainers antara lain PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang naik 19,8 persen, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan penguatan 12,9 persen, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) yang meningkat 12,2 persen, serta PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) yang mencatatkan kenaikan 11,2 persen.
Sementara itu, bursa saham kawasan Asia menunjukkan arah pergerakan yang beragam. Indeks Nikkei Jepang menguat 0,4 persen, indeks Shanghai di Tiongkok menguat tipis 0,08 persen. Namun, pasar Hong Kong melalui indeks Hang Seng justru terkoreksi 0,7 persen dan indeks Straits Times Singapura turun tipis 0,02 persen.
Fenomena melonjaknya sejumlah saham di tengah pelemahan IHSG ini menunjukkan bahwa peluang investasi tetap bisa dimanfaatkan, bahkan saat pasar secara keseluruhan sedang tidak bersahabat.


















Discussion about this post