Suaranusantara.com- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dibuka dengan pergerakan yang cenderung melemah pada Rabu (11/3/2026).
Dalam satu jam pertama perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun 8,53 poin atau sekitar 0,11 persen ke posisi 7.432,37.
Selama periode tersebut, indeks bergerak dalam kisaran 7.427 hingga 7.527. Aktivitas transaksi tercatat cukup tinggi dengan volume perdagangan mencapai 11,14 miliar saham. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp4,69 triliun dengan total frekuensi perdagangan sebanyak 657.093 kali.
Pergerakan saham secara keseluruhan menunjukkan dinamika yang cukup beragam. Sebanyak 357 saham menguat, sementara 249 saham mengalami pelemahan dan 196 saham lainnya bergerak datar.
Di sisi lain, saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 justru mengalami tekanan dengan penurunan sekitar 0,32 persen.
Namun di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham justru mencatatkan lonjakan harga yang cukup signifikan. Lima saham bahkan berhasil melesat lebih dari 20 persen dan masuk dalam daftar top gainers.
Saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk memimpin penguatan dengan kenaikan 25,86 persen ke level Rp73. Disusul PT Danasupra Erapacific Tbk yang naik 25,84 persen menjadi Rp112 serta PT Semacom Integrated Tbk yang melesat 24,21 persen ke Rp118.
Kenaikan tajam juga dialami PT Alakasa Industrindo Tbk yang naik 21,99 persen menjadi Rp860 serta PT Pakuan Tbk yang meningkat 20,29 persen ke Rp4.150.
Sebaliknya, dua saham mengalami tekanan hingga menyentuh batas auto rejection bawah. Saham PT Indospring Tbk turun 14,38 persen ke Rp625, sementara PT Hotel Fitra International Tbk melemah 14,29 persen menjadi Rp510.
Berbeda dengan kondisi pasar domestik, sejumlah bursa saham di kawasan Asia justru bergerak menguat. Indeks Nikkei 225 mencatat lonjakan terbesar sebesar 2,1 persen, diikuti Hang Seng Index yang naik 0,55 persen, Shanghai Composite Index yang menguat 0,15 persen, serta Straits Times Index yang naik tipis 0,02 persen.

















Discussion about this post