Suaranusantara.com- Budiarsa Sastrawinata adalah sosok yang tentunya tidak asing lagi di dunia properti.
Budiarsa Sastrawinata adalah sosok pemimpin yang punya peran sentral di dunia properti.
Diketahui pada kemarin Senin 16 September 2024, Budiarsa Sastrawinata mendapat penghargaan Nawacita Award 2024 dengan katagori Kemajuan dan Infrastruktur.
Budiarsa disebut oleh Ketua Dewan Pembina Media Nawacita Indonesia Yasonna H. Laoly menunjukan keunggulan di bidang Infrastruktur.
Yasonna menyatakan Nawacita Awards 2024 merupakan wujud apresiasi tertinggi kepada mereka yang berkomitmen memajukan bangsa.
“Penghargaan ini mengedepankan mereka yang telah menunjukkan keunggulan dalam berbagai bidang, dari inovasi hingga pelayanan publik, tanpa keterkaitan politik,” kata Yasonna saat acara Nawacita Awards 2024, Mengukir Prestasi di Era Digital di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Senin 16 September 2024.
Lebih lanjut, Yasonna mengatakan Nawacita Awards memiliki landasan yang kuat dalam konsep ideologi Trisakti, yang dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada 1964.
“Dengan bangga, saya menyambut seluruh peserta dan penerima penghargaan Nawacita Awards 2024. Ini bukan sekadar ajang apresiasi, tetapi cermin semangat kebangsaan dan cinta tanah air dam inspirasi bagi generasi penerus. Semoga semangat Nawacita terus menggema,” ujar Yasonna.
Lantas bagaimana profil dari Budiarsa Sastrawinata itu sendiri?
Dilansir dari berbagai sumber, Budiarsa Sastrawinata disebut sebagai pemimpin yang memegang peran sentral di dunia properti sebab dia menjadi sosok kunci di balik kesuksesan PT Ciputra Residence, anak perusahaan dari Grup Ciputra yang fokus pada pengembangan properti skala kota dan mixed-use development.
Pria kelahiran 10 Agustus 1955 diketahui menempuh pendidikan sejak TK hingga SMA di Regina Pacis Jakarta.
Dari sinilah awal mula Budiarsa bertemu dengan Rina Ciputra, anak pertama dari Ir. Ciputra (founder Ciputra Group) dan kini adalah istrinya
Budiarsa dengan latar belakang pendidikan dari Plymouth Polytechnic, Inggris, dan gelar MBA dari Institut Manajemen Prasetiya Mulya, Jakarta, tidak hanya memiliki keahlian teknis tetapi juga wawasan manajemen yang mendalam.
Budiarsa menuturkan, dirinya kembali ke Indonesia pada 1981. Ia kemudian mulai menggeluti dunia properti.
Di tahun itu juga, Ciputra mendirikan perusahaan Citra Habitat Indonesia sebagai cikal bakal Ciputra Development.
Perusahaan keluarga Ciputra tersebut didirikan dan menggarap proyek pertama CitraGarden City di Kalideres, Jakarta Barat yang langsung ditangani oleh Rina Ciputra sebagai Presiden Direktur.
Dalam perjalanannya, Budiarsa tidak hanya terlibat dalam proyek-proyek domestik di Indonesia, tetapi juga berhasil mengukir prestasi di panggung internasional.
Ia pernah mengelola proyek-proyek megah seperti CitraGarden City di Jakarta Barat, CitraRaya Tangerang, CitraGrand City di Palembang.
Lalu proyek kota baru di Hanoi (Vietnam), Phnom Penh (Kamboja), serta Shenyang (China) dengan total luas pengembangan mencapai 6.200 hektar di dalam dan luar negeri.
Keberhasilan Budiarsa tidak hanya tercermin dalam pencapaian bisnis semata, melainkan juga dalam perannya sebagai pribadi yang penuh inspirasi.
Dia melihat setiap tantangan sebagai pembelajaran dan menciptakan visi yang besar, menggambarkan bagaimana memulai sesuatu dari nol, mencari tanah, mengurus izin, hingga proyek jalan.
Selama proses ini, Budiarsa selalu menjaga komunikasi erat dengan pakar properti ternama, seperti Ir. Ciputra, serta tim yang mendukungnya.
Berbicara tentang perjalanan karirnya, Budiarsa juga mengingatkan pada pengalaman berharga pertamanya di CitraGarden City, sebuah proyek yang dimulai dengan tagline “Airline Village” pada tahun 1984.
Pengalaman itu membentuk dasar keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola proyek-proyek sukses berikutnya seperti di BSD dan Citra Raya.
Budiarsa juga diketahui terlibat aktif dalam berbagai organisasi, seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI).
Keterlibatannya dalam asosiasi internasional, seperti menjadi President International New Towns Association (INTA), menunjukkan komitmennya terhadap kerjasama global di dunia properti.
Tidak hanya sukses di bidang properti, Budiarsa juga menjadi tokoh yang dikenal di tingkat internasional dengan terpilihnya sebagai World President Federation Internationale des Administrateurs de Biens Conseils Immobiliers (FIABCI) periode 2023-2024
Lalu dengan terpilihnya Budiarsa sebagai FIABCI World President pada Juni 2023 lalu, merupakan pengakuan atas dedikasi dan integritas dalam membawa perubahan positif di industri real estate.
Sebagai pemimpin global, Budiarsa berkomitmen untuk mendorong kolaborasi internasional, mempromosikan keberlanjutan, dan menciptakan peluang bisnis baru bagi anggota FIABCI.
Dengan kesuksesan dan dedikasinya, Budiarsa Sastrawinata tidak hanya menjadi pelaku utama dalam pembangunan properti di Indonesia.
Budiarsa juga menjadi wajah yang membanggakan dalam kancah properti global, membawa citra bangsa ke tingkat internasional.
















Discussion about this post