
Jakarta – SuaraNusantara
Di penghujung Maret, harga cabai rawit mulai bergerak turun. Per kilogram (Kg), harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Jakarta saat ini dibandrol Rp. 80.000. Jika semula harga cabai rawit merah dibandrol Rp. 150.000, kini harga menjadi Rp. 80.000 per Kg.
“Iya, alhamdulillah, harganya sudah turun sekarang jualnya antara Rp 80.000 sampai Rp 85.000 per Kg,” kata salah seorang pedagang, Junaimah (54), di Pasar Rumput kepada SuaraNusantara, Jakarta Selatan, Selasa (28/3/2017).
Pada saat harga cabai melonjak naik, Junaimah tidak menjual terlalu banyak untuk mengurangi kerugian. Dia hanya membeli sekitar 2 Kg cabai rawit merah dari Pasar Induk dan kemudian dijual di Pasar Rumput.
“Waktu harga mahal, mbah nggak berani beli banyak dari (pasar) induk. Paling belinya cuma 1 Kg paling banyak juga 2 Kg. Itu juga kadang enggak habis. Tapi sekarang sudah turun Alhamdulillah, tapi mbah nggak ambil untung banyak paling cuma Rp 5.000,” tuturnya.
Dikatakan, harga cabai rawit merah itu sudah turun sejak tiga hari belakangan ini. Selain itu, harga cabai merah juga turun menjadi Rp. 25. 000 per Kg.
“Sudah tiga hari ini turun, cabai rawit merah sudah Rp 80.000 per Kg. Harga cabai merah juga turun dari Rp 50.000 sekarang udah Rp 25.000 per Kg,” ujarnya.
Dikonfirmasi penyebab turunnya harga cabai ini, Junaimah mengaku belum tahu pasti. Namun kemungkinan karena di beberapa daerah sudah memasuki masa panen. “Mungkin sudah pada panen, makanya turun sekarang,” tukasnya.
Penulis: Has

















