Suaranusantara.com – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Uni Eropa menggunakan kekuatannya untuk mendukung Palestina untuk menjadi negara yang merdeka.
Dalam pertemuan dengan Parlemen Uni Eropa di Strasbourg, Prancis, Sabtu, (15/2/2025), Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan sudah satu tahun Israel membombardir Gaza.
Anak-anak, perempuan, lansia, dan masyarakat sipil Palestina yang tidak berdosa dibantai setiap hari, rumah-rumah mereka dihancurkan, serta tidak ada rumah sakit, obat-obatan, dan tenaga medis.
Menurut dia, orang yang memiliki rasa kemanusiaan tentunya tak akan tega malihat hal itu.
“Tentu yang memiliki rasa kemanusiaan tidak akan tega menyaksikan ini, maka kita harus bertindak dan tidak boleh diam mencari cara untuk menghentikannya,” kata Jazuli dalam keterangan yang diterima di Jakarta.
Maka dari itu, Jazui berharap Uni Eropa menggunakan kekuatannya untuk menghentikan pembantaian massal pada rakyat Palestina.
Lebih lanjut, Jazuli menyampaikan permintaanya agar Parlemen Uni Eropa melawan keinginan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menjadikan Gaza seperti barang dagangan, dengan rencana menguasai Gaza dan memindahkan warganya ke luar Gaza.
Dirinya pun mengajak masyarakat dunia untuk melihat secara objektif dengan menggunakan rasa kemanusiaan apa yang terjadi di Gaza, Palestina.
“Kami mengajak Anggota Parlemen Uni Eropa untuk bersuara dan berbicara kepada dunia agar tragedi kemanusiaan ini segera dihentikan dan perdamaian dunia diwujudkan,” ucap dia.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Parlemen Uni Eropa Martin Hojsik mengapresiasi kepedulian parlemen Indonesia atas isu kemanusiaan di Gaza, Palestina.
Parlemen Uni Eropa, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung kemanusiaan di Palestina yang dibuktikan dengan 40 persen bantuan kemanusiaan di Gaza berasal dari negara-negara Eropa.
“Oleh karena itu, Uni Eropa mendukung two state solution untuk menghentikan konflik agar tercipta perdamaian,” kata Martin.


















Discussion about this post