Suaranusantara.com- Hujan deras yang kerap turun belakangan ini membuat jas hujan menjadi perlengkapan wajib bagi pengendara motor. Namun, fungsi jas hujan tidak berhenti pada sekadar melindungi tubuh dari air. Pemilihan yang tepat juga berkaitan langsung dengan aspek keselamatan di jalan.
Banyak pengendara masih mengandalkan jas hujan ponco karena dinilai simpel dan ekonomis. Padahal, model ini memiliki sejumlah risiko. Kain yang menjuntai di bagian belakang berpotensi mengganggu kendaraan lain dan bisa terseret angin hingga membahayakan penggunanya sendiri, termasuk risiko tersangkut di roda motor.
Model setelan dinilai lebih stabil digunakan saat berkendara di tengah hujan. Potongannya mengikuti tubuh sehingga tidak mudah berkibar tertiup angin. Kendati demikian, jas hujan yang terlalu pas justru menyulitkan ruang gerak, apalagi jika pengendara membawa ransel atau barang bawaan lain. Ukuran yang sedikit longgar lebih disarankan agar tetap nyaman tanpa membuka celah masuknya air.
Material jas hujan juga berpengaruh pada tingkat perlindungan. Bahan PVC dikenal lebih kedap air karena porinya rapat, sehingga air hujan sulit menembus. Meski terasa lebih berat, daya tahannya dinilai lebih baik dibanding bahan parasut atau plastik tipis yang mudah tembus dan cepat rusak setelah sering dipakai.
Dari sisi finishing, jas hujan dengan sambungan yang dipres dinilai lebih aman dari rembesan air dibandingkan produk yang dijahit. Jahitan meninggalkan lubang-lubang kecil yang berpotensi menjadi jalan masuk air saat hujan deras.
Komponen resleting juga perlu diperhatikan. Bahan kuningan atau tembaga dinilai lebih tahan lama dibandingkan plastik maupun besi. Selain kuat, jenis ini juga tidak mudah berkarat. Resleting yang tertutup rapat dan dilengkapi pelindung turut membantu menjaga bagian depan tetap kering.
Warna jas hujan juga berperan dalam keselamatan berkendara. Warna terang dan reflektif memudahkan pengendara terlihat oleh pengguna jalan lain. Saat hujan lebat menurunkan jarak pandang, jas hujan yang memantulkan cahaya dinilai membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Soal harga, jas hujan murah memang menggoda. Namun kualitas yang rendah kerap membuat produk tersebut cepat sobek atau bocor setelah sekali pakai. Memilih produk dengan harga menengah namun kualitas baik dianggap lebih aman dan ekonomis dalam jangka panjang.
Tak kalah penting, pelindung sepatu kerap terlupakan. Shoes cover dengan tinggi yang menutup pergelangan kaki membantu menjaga sepatu tetap kering. Model yang bisa dimasukkan ke dalam jas hujan juga memudahkan pengendara bergerak tanpa khawatir air masuk dari bawah.


















Discussion about this post