SuaraNusantara.com – Hampir semua orang ingin memilik tubuh yang sehat dan tidak diserang oleh penyakit.
Banyak masalah kulit yang dianggap sepele namun berbahaya dan sangat menyakitkan untuk kesehatan
Salah satu penyakit kulit yang dianggap enteng oleh kebanyakan orang adalah tumit yang pecah-pecah
Kasus lain tumit pecah-pecah akibat kondisi medis yang diserang oleh infeksi jamur, diabetes dan masih banyak lagi.
“Tumit pecah-pecah terkait kekurangan vitamin itu tidak biasa seperti yang terkait dengan kondisi medis,” ujar dokter kulit, Anna Guanche seperti dilansir suara nusantara dari beberapa sumber Minggu (9/10/2022)
Kekurangan vitamin C,B3 dan E kata para ahli menyebabkan tumit pecah-pecah
Kekurangan vitamin C cenderung mengalami penyakit kudis.
Tentu saja kebanyakan orang ingin memiliki vitamin C yang cukup.
Anda hanya perlu makan makanan seperti jeruk, kubis Brussel, dan kangkung untuk memenuhi kekurangan vitamin C
Kekurangan vitamin B3 dapat menimbulkan gejala, termasuk kulit kering, teriritasi, diare, atau kehilangan memori. Mereka yang kekurangan vitamin B3 mungkin lebih rentan terhadap kondisi yang dikenal sebagai pellagra.
Tanpa vitamin E yang cukup, Byrdie melaporkan bahwa seseorang dapat mengalami masalah penglihatan, kelemahan otot, penuaan dini, dan kulit kering.
Vitamin E bisa didapatkan dari sumber seperti mangga, biji bunga matahari, dan almond. Konsultasikan dengan dokter tentang suplementasi jika menduga tumit pecah-pecah mungkin terkait dengan kekurangan vitamin.
“Penting untuk mengonsumsi suplemen secara keseluruhan jika Anda tidak bisa mendapatkan keseimbangan vitamin yang baik dalam makanan,” ujar dokter kulit bersertifikat, Orit Markowitz.
Itu adalah tips untuk terhindar dari serangan penyakit tumit pecah-pecah. Semoga bermanfaat (Ifn)


















Discussion about this post