Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Aksi di Kedubes AS, GMNI Jakarta Raya: Tarif Trump Bentuk Post Modern Kolonialisme dan Imperialisme

Drt by Drt
11 April 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
GMNI Jaksel gelar demo di Kedubes AS

GMNI Jaksel gelar demo di Kedubes AS

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Jakarta Raya melakukan aksi demontrasi di tiga tempat yang berbeda. Aksi dilakukan di Kedutaan China, Kedubes Amerika Serikat, dan Istana Negara pada Jumat 11 April 2025.

“Aksi ini adalah step lanjutan dalam rangka aksi Indonesia Gelap” ujar Dendy Se korlap di lapangan dikutip dari Strategi.id padaJumat 11 April 2025.

Dendy sampaikan juga bagaimana kondisi krisis di Indonesia saat ini juga ada adil peran kekuatan asing di dalam cawe cawe di dalam negeri.

BACAJUGA

Willy Aditya Sambut Usulan Ruang Demonstrasi di Parlemen

Yusril Ihza Mahendra: Sebanyak 583 Orang Diproses Hukum Terkait Demontrasi Agustus 2025

“Aksi idiologis ini juga mengingatkan pada Pemerintahan Prabowo bagaimana harusnya bersikap dalam politik Indinesia bebes aktif,” ungkap Dendi.

Aksi ini juga dalam rangkain bagaimana Indonesia bisa berkiprah di dunia Internasional dengan Konprensi Asia Arika tahun 1955 di Bandung dalam membebaskan dari cengkraman Neokolonialisme dan Liberalisme.

Perang Tarif yang dipertontonkan oleh AS di bawah kepemimpinan Trump akhir-akhir ini merupakan manifestasi Kolonialisme dan Imperialisme Gaya Baru yang sudah diwaspadai sejak lama oleh para pendiri bangsa.

Berbeda dengan kapitalisme AS yang berbasis korporasi, China sebagai negara adidaya baru justru muncul sebagai State Capitalism dimana kapitalisme digerakkan oleh Negara

Baik China maupun AS perilaku kapitalismenya tetap sama, keduanya mencoba melakukan penguasaan global dengan kekuatan finansial, teknologi dan militer untuk mengokohkan supremasinya.

GMNI se-Jakarta Raya hadir di Kedutaan Besar Amerika dan Kedutaan Besar China untuk menyuarakan 3 tuntutan mereka.

1. Tolak kebijakan Tarif Ala Trump yang Tidak Menempatkan Negara berdiri secara Equal sebagai negara merdeka

2. Tolak Cawe-cawe Asing kepentingan Dalam Negeri Indonesia

3. Tolak Neokalonialisme dan Liberalisme.

Selain itu GMNI juga hadir di Istana Negara mengingatkan TARIF RESIPROKAL YANG DITETAPKAN OLEH TRUMP MELALUI KEBIJAKAN AMERICA FIRST merupakan bentuk Post Modern Kolonialisme dan Imperialisme yang didasari oleh spirit Chauvinisme yang diskriminatif.

“Aksi idiologis ini juga mengingatkan pada Pemerintahan Prabowo bagaimana harusnya bersikap dalam politik Indinesia bebes aktif,” ungkap Dendi.

Aksi ini juga dalam rangkain bagaimana Indonesia bisa berkiprah di dunia Internasional dengan Konprensi Asia Arika tahun 1955 di Bandung dalam membebaskan dari cengkraman Neokolonialisme dan Liberalisme.

“Pemerintah tidak boleh takut dengan tantangan Trump, sebab sejatinya sebagai Bangsa kita tidak pernah takut dengan penindasan dan kolonialisme gaya baru.”

“Kita sebagai Bangsa harus berdiri tegak menegakan keadilan di muka bumi dan tidak menjadi komprador asing,” tegas Dendy.

Di depan Istana Negara GMNI mendesak pemerintah untuk segera melakukan 9 tuntutan diantaranya:

1. Melakukan politik Non Kooperatif terhadap pemerintah AS atas kebijakan Tarif Resiprokal demi tegaknya kedaulatan, harkat dan martabat bangsa.

2. Memprioritaskan Ekonomi Berdikari dan Ekonomi Benteng agar Indonesia mampu Berdikari di bidang Ekonomi demi membangun Ekonomi Kerakyatan yang adil dan makmur sesuai amanat Preambule UUD 1945 dan Pasal 33 UUD 1945.

3. Pastikan RUU Polri dan RUU KUHP mampu menghentikan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang hanya akan semakin menyengsarakan rakyat melalui penegakan hukum yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika yang berkeadilan.

4. Habisi gurita oligarkhi yang hanya ingin menguasai dan mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia bagi sebesar-besarnya kemakmuran kelompok bisnis dan dinasti politiknya.

5. Melakukan boikot ekspor produk Indonesia ke AS sebagai langkah ofensif yang terukur seperti produk-produk seperti mesin dan peralatan listrik, garmen, lemak dan minyak hewan atau nabati ( CPO), alas kaki, dan produk hewan air.

6. Melakukan boikot impor susu, jagung, dan daging sapi AS dan membangun kemitraan negara -negara yang setara dalam logika power balancing

7. Negara harus segera membangun hubungan bilateral dan multilateral dengan semangat KAA demi kepentingan nasional tanpa terjebak dalam dikotomi geopolitik Barat versus Timur.

8. Negara berani melakukan percepatan local currency transaction, eksplorasi borderless payment, bahkan penggunaan bitcoin dalam perdagangan internasional dan meninggalkan ketegantungan terhadap dollar

9. Pemerintah wajib mengingat kembali cita cita Indonesia Merdeka sesuai Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dimana didalamnya ada Idiologi bersama Bangsa Ini.

Apabila Pemerintah Prabowo dan Para Pembonceng Kekuasaan tidak berani melakukan ini maka sudah saatnya anak muda terikan POTONG SATU GENERASI.

Tags: demonstrasiGMNI Jakarta SelatanKedubes ASTarif Trump
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Puan Maharani: Persoalan Daycare hingga Keselamatan Transportasi Jadi Fokus Pengawasan DPR Saat Ini 
Nasional

Puan Maharani: Persoalan Daycare hingga Keselamatan Transportasi Jadi Fokus Pengawasan DPR Saat Ini 

by SNC 7
12 May 2026

Suaranusantara.co - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengungkapkan sejumlah...

Nasional

Cak Imin Sebut APBN Perlindungan Sosial Rp508,2 Triliun, Optimis Kemiskinan Ekstrem 0% di 2026 

by SNC 7
12 May 2026

Suaranusantara,com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM),...

Pemerintah Siapkan Tambahan Anggaran UMKM Rp1 Triliun, Cak Imin: Akan Terus Ditambah 

12 May 2026

Prabowo Bertemu Cak Imin di Istana, Bahas Apa?

12 May 2026
Akbar Supratman Sampaikan Permohonan Maaf dan Instruksikan Evaluasi Terkait LCC Empat Pilar 2026 Provinsi Kalimantan Barat

Habiburokhman Kritik Juri LCC Empat Pilar Kalbar, Desak Minta Maaf ke Ocha 

12 May 2026
Habiburokhman Desak Final LCC Empat Pilar Kalbar Dihentikan, Juri dan MC Diganti 

Habiburokhman Desak Final LCC Empat Pilar Kalbar Dihentikan, Juri dan MC Diganti 

12 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

PT Ajib Tours Halal Bihalal dan Syukuran Kantor Baru di Cibubur, Didoakan Penuh Berkah

6 days ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

7 years ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Celta Vigo
Olahraga

Prediksi Celta Vigo vs Levante: Misi Berburu Tiket Liga Champions di Balaidos!

by snc 14
12 May 2026

Suaranusantara.com - Stadion Balaidos akan menjadi saksi bisu perjuangan Celta Vigo dalam upaya mereka menembus kasta tertinggi...

Al Nassr vs Al Hilal

Prediksi Al Nassr vs Al Hilal: Panggung Penentuan Juara di Tengah Badai Cedera!

12 May 2026
Maraknya Kecelakaan Berulang, DPR Dorong Evaluasi Total Transportasi Nasional

Maraknya Kecelakaan Berulang, DPR Dorong Evaluasi Total Transportasi Nasional

12 May 2026
Plt Sekjen MPR Siti Fauziah Bagikan Kisah Inspiratif Lawan Ketakutan Deteksi Dini Kesehatan Perempuan

Plt Sekjen MPR Siti Fauziah Bagikan Kisah Inspiratif Lawan Ketakutan Deteksi Dini Kesehatan Perempuan

12 May 2026
Akbar Supratman Sampaikan Permohonan Maaf dan Instruksikan Evaluasi Terkait LCC Empat Pilar 2026 Provinsi Kalimantan Barat

Tanggapan Setjen MPR RI Terkait Pelaksanaan Final LCC Empat Pilar Tingkat Provinsi Kalimantan Barat

12 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com