Suaranusantara.com- Uskup Agung Jakarta Kardinal Suharyo menyatakan bahwa dirinya akan mengunjungi Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto di Rutan KPK Jakarta pada hari ini Senin 14 April 2025.
Kardinal Suharyo menyatakan demikian terlebih sudah mendapat izin kunjungan dari hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Kata Kardinal Suharyo, kunjungan ke Hasto Kristiyanto adalah pelayanan biasa yang dilakukan ke rutan terlebih sebagai Uskup.
“Kunjungan biasa, seperti yang saya lakukan di rutan dan lapas lain,” katanya pada Minggu 13 April 2025.
Kardinal Suharyo juga menegaskan ini sebagai kunjungan terlebih dalam masa Paskah dan tidak ada kaitannya dengan PDI Perjuangan.
“Tidak ada kaitan dengan PDIP,” ujarnya lagi.
Kardinal Ignatius Suharyo akan membesuk Hasto di Cabang Rumah Tahanan Negara dari Rumah Tahanan Negara Klas 1 Jakarta Timur.
Dalam surat izin kunjungan tersebut, status hubungan Ignatius Suharyo selaku pemohon ialah kerabat dari terdakwa.
Selain Kardinal Suharyo, ada dua nama lain yang mendapat izin besuk ialah Anastasia Rukmi Sapto Hastuti dan Eddy Kristiyanto. Mereka adalah kakak dari Hasto Kristiyanto.
Dalam kesempatan lain, politikus PDI Perjuangan Guntur Romli mengatakan bahwa kunjungan Uskup Jakarta itu bagian dari pelayanan kepada tahanan lapas. Dia menilai, bahwa rencana kunjungan itu bukan atas permintaan Hasto.
Hasto diketahui ditahan oleh KPK sejak 20 Februari 2025 lalu atas perkara Harun Masiku yang menyeretnya yakni kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) dan perintangan penyidikan.
Hasto diketahui telah beberapa kali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor dan sidang lanjutan akan kembali digelar pada pekan ini.


















Discussion about this post