Suaranusantara.com- Iduladha 1446 H sebentar lagi akan tiba tepat pada Jumat 6 Juni 2025 mendatang. Presiden RI Prabowo Subianto pun menyumbangkan sejumlah hewan kurban yakni sapi.
Prabowo membeli sapi kurban dari berbagai daerah. Tentunya sapi-sapi yang dibeli Prabowo bukan sembarang sapi, sebab memiliki kualitas, bobot dan harga yang menarik perhatian publik.
Tak cuma kualitas, bobot dan harga, melainkan yang menariknya lagi, Prabowo menyematkan nama-nama unik untuk sapi kurbannya.
Dan berikut dirangkum dari berbagai sumber, inilah nama-nama sapi hewan kurban Prabowo lengkap dengan asal, bobot dan harganya:
1. Parjo dari Kota Tangerang
Dikutip dari laman resmi Kota Tangerang, seekor sapi simental dengan bobot 1,15 ton bernama Parjo menjadi sorotan menjelang Idul Adha 1446 Hijriah.
Parjo berasal dari Kota Tangerang dan diternakkan oleh Saripudin, seorang peternak muda yang membesarkan usahanya di bawah bendera Peternakan Putra Bungsu, yang berlokasi di kawasan Neroktog, Pinang.
Dalam beberapa tahun terakhir, Saripudin dikenal sukses mengembangkan peternakan tersebut, hingga mampu menghasilkan sapi dengan ukuran luar biasa seperti Parjo.
Parjo memiliki tinggi mencapai 1,58 meter dan panjang badan sekitar 2,3 meter, sapi ini disebut-sebut sebagai sapi terbesar di Kota Tangerang. Usianya kini 3,5 tahun dan diperkirakan memiliki nilai jual lebih dari Rp120 juta.
2. Suro Gentho dari Surabaya
Dilansir dari situs resmi Kabupaten Jamber, sapi berjenis Peranakan Ongole (PO) milik H. Anwar Fanani ini tak hanya berpostur besar, tapi juga lahir dari proses inseminasi buatan (IB) yang dilakukan oleh Hadi Triono, petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jember.
Suro Gentho memiliki bobot mencapai 1,1 ton di usia 3,5 tahun, Suro Gentho memiliki postur yang sangat impresif: panjang tubuh 2 meter, tinggi gumba 160 sentimeter, dan lingkar dada 234 sentimeter.
Kondisinya yang sehat dan proporsional membuatnya terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk wilayah Kabupaten Jember. Presiden Prabowo memboyong Suro Gentho seharga Rp110 juta.
3. Blembo dari Palembang
Dilansir dari situs Kementerian Pertanian, seekor sapi simental berbobot lebih dari satu ton dari Palembang, Sumatera Selatan, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha tahun ini. Sapi jantan bernama Blembo ini pernah masuk nominasi sapi terganteng dalam sebuah kontes ternak.
Kabar terpilihnya Blembo sebagai hewan kurban presiden menjadi momen penuh haru bagi sang pemilik.
Bagi dia, Blembo memang sapi istimewa. Perawatannya pun tak main-main. Setiap pagi Blembo dimandikan dan kandangnya dibersihkan secara rutin.
Blembo juga diberi pakan hingga 10 persen dari berat tubuhnya, bagian dari disiplin perawatan yang menjaga kondisinya tetap prima.
4. Buleleng dari Pamekasan
Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi simmental cross berbobot lebih dari 900 kilogram dari Kabupaten Pamekasan, Madura.
Sapi berwarna hitam legam itu diberi nama Buleleng, dan dibeli langsung dari Katandur Farm yang berlokasi di Jalan Raya Plakpak, Kecamatan Pegantenan. Nilai pembeliannya mencapai Rp100 juta.
5. Bima dari Klaten
Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi simental cross limosin dari Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, untuk hewan kurban Idul Adha 2025. Sapi jantan bernama Bima itu memiliki bobot 1,1 ton, berusia 3,5 tahun, dan dibeli seharga Rp 94,5 juta.
Bima memiliki ukutan tinggi sekitar 160 sentimeter dan panjang tubuh mencapai 2 meter, Bima tampil gagah. Warna cokelat mendominasi tubuhnya, dengan sedikit semburat putih di bagian kepala, serta dua tanduk besar yang menambah kesan perkasa.
Menariknya, sang pemilik, Ari Diponegoro, 35 tahun, awalnya tidak berniat mendaftarkan Bima sebagai calon hewan kurban presiden.
Namun kualitas dan postur Bima rupanya berbicara sendiri. Pemilihan ini menjadi kejutan sekaligus kebanggaan bagi Ari dan komunitas peternak di Klaten.
6. Sodron dari Boyolali
Sodron adalah sapi kurban yang dibeli Prabowo. Sapi ini dibeli dari warga Bendosari, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali
Sodron merupakan sapi jenis simental, Prabowo membeli Sodron dengan harga Rp 100 juta dengan bobot 1 ton 30 kg.
Sodron dipelihara sejak 10 bulan lalu. Kala itu bobotnya sudah mencapai 800 kilogram atau 8 kuintal.
7. Bulki dari Rembang
Bulki adalah salah satu sapi jenis simental yang dibeli Prabowo dengan harga Rp 85 juta. Bulki diketahui memiliki bobot sebesar 900 kg lebih dikit.
Bulki diketahui berasal dari sebuah peternakan sederhana milik warga bernama Nur Hasan yang berada di sudut Desa Bogorejo, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.


















Discussion about this post