Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Sidang Hasto Kristiyanto Kembali Digelar Hadirkan Saksi Ahli Bahasa, Analisis Soal Tenggelamkan Hp

SNC 9 by SNC 9
12 June 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Sidang Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali digelar hari ini Kamis 12 Juni 2025 hadirkan saksi ahli bahasa (instagram @ronnytalapessy)

Sidang Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali digelar hari ini Kamis 12 Juni 2025 hadirkan saksi ahli bahasa (instagram @ronnytalapessy)

1
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Hari ini Kamis 12 Juni 2025 sidang terhadap Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta terkait kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) dan perintangan penyidikan atas perkara Harun Masiku.

Dalam sidang Hasto Kristiyanto kali ini, dihadirkan seorang saksi yang merupakan ahli bahasa dari Universitas Indonesia (UI), Frans Asisi Datang.

Dalam kesaksian yang dipaparkan ahli bahasa, Frans Asisi menganalisa soal makna dari tenggelamkan hp.

BACAJUGA

Prabowo Puji PDI Perjuangan, Dasco: Ungkapan yang Tulus

Prabowo Apresiasi PDI Perjuangan Jadi Penyeimbang, Andreas Hugo Pareira: Memang Seharusnya Berada di Luar

Hal ini mulanya dari jaksa yang membacakan isi pesan Gara Baskara dengan Sri Rezeki Hastomo.

“Siap bapak,” ujar Gara Baskara dalam pesan tersebut dibacakan dalam sidang Hasto, Kamis 12 Juni 2025.

Sri Rezeki dalam pesan itu memerintahkan untuk menenggelamkan hp.

“HP ini saja. Oke, thanks. Yang itu ditenggelamkan saja. Tidak usah mikir sayang dan lain-lain,” kata Sri Rezeki Hastomo.

Gara pun membalas pesan Sri, “Siap, Bapak. Bapak izin Kus ke PIK dulu,” kata Gara Baskara.

Atas pesan itu, Jaksa lalu meminta Frans menganalisis maksud pesan tersebut. Kata Frans sosok ‘bapak’dalam pesan itu merupakan orang yang dihormati.

Lalu maksud dari ditenggelamkan saja itu artinya disuruh atau diperintah untuk menenggelamkan. Sementara kata tidak usah mikir sayang adalah maksudnya tidak usah mikir-mikir lagi

“Jadi, penggunaan dari awal. ‘Siap, Bapak’ itu berarti dia menghormati orang yang lawan bicaranya di chat itu. Kemudian ditunjukkan, ini intinya sebenarnya menunjukkan bahwa ada satu HP yang disuruh ditenggelamkan. ‘Nah, yang itu saja ditenggelamkan. Tidak usah mikir sayang’. Sayang di sini berarti tidak usah mikir rugi,” jelas Frans.

Kemudian dilanjutkan dibalas oleh lawan yakni Gara yang menyebut kata ‘siap’ artinya melaksanakan.

“Lalu, dijawab oleh lawan bicaranya, ‘siap’. Artinya dia melaksanakan. Jadi di sini ada konteks. HP ini saja berarti menunjukkan. Ada dua HP dari konteks ini. HP ini saja berarti ada satu lagi HP yang itu ditenggelamkan saja. Berarti yang satu ini menyetujui yang itu ditenggelamkan saja. Yang itu mengacu pada yang dia sebut HP ini saja. Itu konteksnya,” sambungnya.

Jaksa lalu bertanya korelasi antara perintah menenggelamkan itu dengan melarung pakaian. Sebab, jaksa mengatakan sosok dalam pesan itu ketika bersaksi di persidangan, mengaku jika perintah menenggelamkan ialah meminta untuk melarung pakaian.

“Tapi dalam keterangannya bahwa yang bersangkutan itu sebetulnya bukan menenggelamkan HP, tapi melarung. Melarung baju atau pakaiannya. Nah, dalam konteks ini, ahli, ditenggelamkan. Apakah ada korelasi ditenggelamkan itu dengan baju atau pakaian itu?” tanya jaksa.

“Kalau baju itu direndam. Tidak ditenggelamkan. Tapi dalam konteks ini jelas sekali, dari segi bahasa, jelas sekali, kata itu, itu mengacu ke kata HP yang di atasnya. Berkaitan,” kata Frans.

“Jadi tidak mungkin di bawah muncul yang itu ditenggelamkan mengacu kepada yang lain yang tidak disebutkan sebelumnya. Karena ini ada percakapan hubungannya, bahkan kita bisa lihat, 10.48, di bawahnya, kalau dari segi, waktunya bedanya sedikit. 5, 3, 4, 8, dan itu berarti chat-nya dekat-dekatan sekali,” sambung Frans.

Maka, menurutnya, perintah menenggelamkan tidak logis jika diartikan untuk melarung pakaian. Frans menegaskan perintah menenggelamkan itu merujuk kepada ponsel.

“Jadi yang kata itu, pada kalimat yang itu ditenggelamkan, itu jelas mengacu ke HP. Dari segi bahasa,” ujar Frans.

“Berarti kalau misalkan itu baju?” tanya jaksa.

“Tidak logis. Tidak masuk akal,” kata Frans.

Adapun sebelumnya, staf kesekretariatan DPP PDIP, Kusnadi dihadirkan dalam sidang Kamis 8 Mei 2025 lalu

Dalam kesaksiannya, Kusnadi mengakui ada perintah menenggelamkan dari nomor atas nama Sri Rejeki Hastomo.

Jaksa mencecar Kusnadi lantaran chat dengan nomor Sri itu sebelumnya membahas terkait ponsel. Jaksa bertanya hubungan ponsel dengan melarung.

“Tadi kan di atas bahasanya mengenai HP ini aja yang dipakai, kemudian ada respons, oke thanks. Kemudian, tiba-tiba kok ada tenggelamkan, saudara kemudian menyebutkan larung. Nyambung nggak itu kira-kira?” tanya jaksa.

“Nyambung lah, Pak,” jawab Kusnadi.

Jaksa tak puas atas jawaban Kusnadi. Jaksa lalu menampilkan percakapan WhatsApp soal perintah menenggelamkan tersebut.

“Jam 10.30.47 kemudian jamnya 10.48, masih nyambung ini, 10.48, ini di atas bicara HP, ‘pakai HP ini saja’, ‘oke thanks’. Kemudian dilanjutkan lagi, ‘yang itu ditenggelamkan saja’, ini kan urutannya seperti itu. Tiba-tiba kok larung tuh hubungannya bagaimana?” cecar jaksa.

“Hubungannya sebelumnya saya itu habis ngelarung, Pak, hubungannya sebelum itu. Ada itu ada komunikasi yang saya,” jawab Kusnadi.

Jaksa mengingatkan Kusnadi telah disumpah sebelum memberikan keterangan di awal persidangan. Kusnadi kembali menegaskan jika yang dilarung olehnya ialah pakaian.

“Saya ingatkan biar saudara tidak nanti termakan sumpahnya,” ujar jaksa.

“Siap,” jawab Kusnadi.

“Baik, lanjutkan gimana?” tanya jaksa.

“Kalau yang ditenggelamkan itu saya ngelarung, Pak,” jawab Kusnadi.

“Ngelarung apa?” tanya jaksa.

“Ngelarung pakaian,” jawab Kusnadi.

“Kapan saudara ngelarungnya?” tanya jaksa.

“Ya di itu setelah itu, Pak, ngelarungnya hari itu, Pak,” jawab Kusnadi.

Jaksa masih tak puas dengan jawaban Kusnadi soal hubungan antara nomor kesekretariatan dan kegiatan melarung. Kusnadi mengatakan kegiatan melarung sering dilakukan kader PDIP untuk berdoa agar mendapatkan keberkahan.

“Hubungannya apa? Sekretariatan DPP PDIP dengan kegiatan saudara melarung itu hubungannya apa?” tanya jaksa.

“Kalau PDIP itu, Pak, itu sering, Pak, kegiatan melarung, Pak. Kader yang biasa minta doa, Pak,” jawab Kusnadi.

“Kader yang minta doa?” tanya jaksa.

“Iya, biar jadi anggota DPR, biar jadi bupati itu pada sering melarung, Pak,” jawab Kusnadi.

“Terus itu saudara mau jadi apa kok minta baju saudara dilarung?” tanya jaksa.

“Ya pengen ikut rezekinya kan, Pak,” jawab Kusnadi.

Tags: Hasto KristiyantoPDI Perjuangansaksi ahli bahasaSidang
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Fraksi NasDem DPR Dorong Negara Jamin Nafkah Anak Pascaperceraian
Nasional

Fraksi NasDem DPR Dorong Negara Jamin Nafkah Anak Pascaperceraian

by SNC 7
21 May 2026

Suaranusantara.com - Fraksi Partai NasDem DPR RI mendesak pemerintah...

DPR Dorong Pajak Kertas dan Penulis Jadi Nol Persen dalam Revisi UU Sistem Perbukuan 
Nasional

DPR Dorong Pajak Kertas dan Penulis Jadi Nol Persen dalam Revisi UU Sistem Perbukuan 

by SNC 7
21 May 2026

Suaranusantara.com - Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya,...

Anggaran MBG Dipotong Rp67 Triliun, DPR Ingatkan Kualitas Nutrisi Anak Tak Boleh Dikorbankan 

Anggaran MBG Dipotong Rp67 Triliun, DPR Ingatkan Kualitas Nutrisi Anak Tak Boleh Dikorbankan 

21 May 2026
Prabowo Resmi Luncurkan Program Paket Ekonomi Baru, Apa Saja dan Siapa Sasarannya? Ini Daftarnya

Perang Belum Berakhir, Pemerintah Perpanjang Kebijakan WFH Dua Bulan ke Depan 

21 May 2026
Airlangga Minta Investor Asing Tak Khawatir Terkait Peran Danantara dalam Ekspor Komoditas 

Airlangga Minta Investor Asing Tak Khawatir Terkait Peran Danantara dalam Ekspor Komoditas 

21 May 2026

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana, Bahas Apa?

21 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

8 months ago
MotoGP 2024, Emilia Romagna

Jadwal MotoGP 2024 Jepang, Siapa yang Akan Unggul?

2 years ago
Bakso Grobak Putih (Doc. Pribadi)

Punya Usaha Sendiri Walau Gaji UMR, ini kiatnya

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Pemenuhan Hak Disabilitas Butuh Komitmen Kuat semua Pihak

by Drt
21 May 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa perlu komitmen bersama dari semua pihak untuk memenuhi...

Hidayat Nur Wahid dan Abdul Fikri Faqih Luncurkan Buku Reformasi Tata Kelola Haji Indonesia

Hidayat Nur Wahid dan Abdul Fikri Faqih Luncurkan Buku Reformasi Tata Kelola Haji Indonesia

21 May 2026
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

Eddy Soeparno Dukung Presiden Prabowo Benahi Tata Kelola Ekspor SDA: Amanat Konstitusi

21 May 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Peran Masyarakat Adat Penting dalam Membangkitkan Kembali Ekosistem Pangan Lokal

21 May 2026
Ketua KPK Setyo Budiyanto angkat bicara soal vonis 3,5 tahun terhadap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (instagram @234sc_manado)

KPK Masih Kaji Langkah Lanjutan Terkait Dirjen Bea Cukai di Perkara Suap Blueray Cargo

21 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com