Suaranusantara.com- Perkembangan kasus dugaan suap dan pemberian fasilitas dari bos Blueray Cargo, John Field, masih terus diproses Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terkait posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam perkara tersebut, pimpinan KPK menyatakan belum ingin mendahului langkah penyidik.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan penentuan strategi penanganan perkara sepenuhnya berada di tangan kedeputian penindakan dan tim penyidik.
“Itu nanti pasti diolah oleh kedeputian penindakan dan di situlah nanti dilaporkan strategi apa yang akan dilakukan oleh para penyidik,” kata Setyo kepada wartawan di Anyer, Banten, Kamis (21/5).
Ia menjelaskan, kemungkinan pemanggilan atau langkah hukum lainnya masih akan dibahas lebih lanjut berdasarkan hasil kajian internal.
Menurutnya, pimpinan KPK tidak akan mengambil langkah yang mendahului proses penyidikan.
“Makanya itu (pemanggilan) nanti akan dikaji, diolah ya, kemudian dibahas gitu. Kami pimpinan tidak akan mau mendahului (penyidik),” ujarnya.
Setyo juga mengingatkan agar informasi yang beredar tidak dicampur dengan fakta-fakta yang muncul dalam proses hukum.
“Jangan sampai nanti mencampuraduk antara informasi yang berkembang, kemudian dengan apa yang didapatkan pada tahap pemeriksaan di persidangan maupun pemeriksaan di penyidikan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, penyidik KPK saat ini masih menjalankan berbagai langkah untuk membongkar konstruksi dugaan suap di lingkungan Bea dan Cukai.
“Karena ada strategi nanti yang akan dilakukan oleh para penyidik. Apalagi ini prosesnya kan untuk penerima sudah masuk dalam proses pemeriksaan di persidangan,” jelasnya.

















Discussion about this post