Suaranusantara.com- Pihak kepolisian menerjunkan hampir 1.500 personel gabungan untuk menjaga keamanan selama unjuk rasa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/7).
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, personel yang diturunkan merupakan gabungan dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek. Ia menegaskan bahwa seluruh aparat pengamanan tidak dibekali senjata api dan akan mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis.
“1.489 personel gabungan Polda, Polres dan Polsek jajaran,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya.
Meski begitu, aparat tetap disiapkan untuk mengambil tindakan tegas jika muncul gangguan keamanan selama aksi berlangsung. Menurut Susatyo, petugas akan tetap profesional dan bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku di lapangan.
Ia juga mengingatkan massa aksi untuk tidak melakukan pelanggaran hukum atau tindakan anarkis. Masyarakat umum pun diimbau untuk menghindari area Silang Selatan Monas selama aksi guna menghindari kemacetan karena kemungkinan penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional.
“Kami mengimbau kepada para orator agar tidak memprovokasi massa untuk melakukan tindakan anarkis. Sampaikan pendapat dengan santun, tidak merusak fasilitas umum, tidak membakar ban bekas, tidak melawan petugas keamanan, dan taat pada aturan yang berlaku,” tutur Susatyo.


















Discussion about this post