Suaranusantara.com- Hari ini Rabu 30 Juli 2025 PDI Perjuangan menggelar bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Beach Convention Center, The Meru Hotel, Sanur, Bali.
Bimtek PDI Perjuangan akan berlangsung selama dua hari hingga Kamis besok 31 Juli 2025. Bimtek ini ditujukan untuk para Anggota Dewan baik di DPR RI maupun DPRD dari fraksi PDI Perjuangan.
Menariknya, bimtek PDI Perjuangan dilaksanakan saat tengah santer kabar rencana Kongres ke VI bakal digelar.
Bimtek PDI Perjuangan dihadiri oleh sebanyak 3.197 kader PDIP.
Selain itu, bimtek juga turut dihadiri oleh para elite partai seperti ketua, sekretaris, dan bendahara DPD I dan DPD II PDIP se-Indonesia.
Bimtek PDI Perjuangan dibuka langsung oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Bidang Ideologi dan Pembentukan Kader DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat sekitar pukul 09.50 WITA.
Usai memberikan pidato di bimtek, Puan Maharani menjelaskan soal Kongres PDI Perjuangan. Kata Puan, pihaknya masih menunggu informasi lengkap dari pimpinan tertinggi partai terkait penyelenggaraan Kongres.
“Belum tahu, nanti kita tunggu arahan selanjutnya dari DPP Partai,” kata Puan saat menjawab pertanyaan wartawan Rabu 30 Juli 2025.
Puan kembali ditanya wartawan apakah Kongres digelar pada 1 Agustus 2025, atau sehari setelah penutupan Bimtek.
“Secepatnya, Insya Allah,” jawab Puan.
Bimtek PDI Perjuangan diisi dengan sejumlah materi di antaranya penguatan fraksi, analisis penyusunan rencana pembangunan jangka menengah daerah, evaluasi rencana kerja pemerintah daerah dan APBD 2025, serta strategi komunikasi politik di daerah.
Puan Maharani selaku Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, menekankan pentingnya soliditas dan kerja politik dalam menghadapi berbagai tantangan politik nasional saat ini.
“Dalam politik, kekuatan bukan hanya sekedar jumlah kursi legislatif dan jabatan eksekutif, namun pada soliditas perjuangan partai: Solid dalam Visi, Struktur, dan Kerja Politik bersama rakyat. Kita memiliki arah perjuangan, organisasi kerja dan kita juga memiliki kerja untuk menggalang dan merawat rakyat,” ungkap Puan.
Puan menekankan, Bimtek bukan sekadar forum peningkatan peningkatan wawasan dan kemampuan anggota legislatif dan eksekutif, namun momentum strategis untuk konsolidasi partai.
Puan pun mengingatkan, kekuatan PDIP terletak pada soliditas perjuangan partai serta bertujuan untuk kepentingan bersama.
“Apa yang kita perjuangkan? Apa yang mau kita dapatkan? Bukanlah agenda kepentingan masing-masing orang, masing-masing pengurus; akan tetapi apa yang kita perjuangkan adalah kepentingan bersama yaitu sama-sama menjadikan PDI Perjuangan sebagai alat perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tutur Puan.


















Discussion about this post