Suaranusantara.com- Ribuan massa aksi dari berbagai serikat buruh membawa 6 tuntutan dalam aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/08/2025).
Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, sebanyak 74 serikat buruh ikut serta dalam demo kali ini.
“Apabila pemerintah dan DPR tidak mendengarkan aspirasi kaum buruh, mahasiswa dan masyarakat kecil maka kami akan mengorganisir massa aksi yang lebih besar lagi,” kata Said saat diwawancarai di depan Gedung DPR RI.
“Kami juga akan stop produksi untuk jutaan buruh seluruh Indonesia,” sambungnya.
Berikut 6 poin tuntutan dari massa aksi buruh:
1. Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah (HOSTUM). Buruh mendesak kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5%-10,5%.
2. Stop PHK. Pemerintah harus segera membentuk Satgas PHK guna mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja.
3. Reformasi Pajak Perburuhan. Naikkan PTKP menjadi Rp7.500.000/bulan, hapus pajak atas pesangon, THR, JHT, serta hentikan diskriminasi pajak terhadap pekerja perempuan menikah.
4. Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law. RUU ini harus menjamin kepastian kerja, upah layak, dan perlindungan sosial.
5. Sahkan RUU Perampasan Aset. Sebagai langkah konkret memberantas korupsi yang merugikan rakyat.
6. Revisi RUU Pemilu. Mendesak redesign sistem Pemilu 2029 agar lebih demokratis, adil, dan partisipatif


















Discussion about this post