Suaranusantara.com – Publik figur sekaligus anggota DPR RI, Nafa Urbach, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia usai menuai kemarahan publik terkait pernyataannya mengenai tunjangan rumah bagi anggota DPR RI sebesar Rp50 juta per bulan.
Sebelumnya, pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Nafa melalui siaran langsung di media sosial pribadinya. Dalam live tersebut, Nafa menjelaskan bahwa tunjangan Rp50 juta merupakan kompensasi karena para anggota DPR sudah tidak lagi mendapatkan fasilitas rumah dinas.
Ia menyebut tunjangan ini diberikan agar para anggota DPR dapat mengontrak rumah di sekitar Kompleks DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, demi memudahkan mobilitas kerja.
“Banyak sekali anggota Dewan yang dari luar kota, maka dari itu banyak sekali anggota dewan yang kontrak di dekat senayan supaya memudahkan mereka untuk ke DPR, ke kantor. Saya saja yang tinggal di Bintaro itu macetnya luar biasa, ini sudah setengah jam di perjalanan masih macet,” ujar Nafa kala itu.
Namun, pernyataan tersebut memicu kritik keras dari masyarakat, yang menilai besaran tunjangan terlalu tinggi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Menanggapi polemik yang terjadi, Nafa akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui unggahan video di Instagram pribadinya, @nafaurbach, pada Minggu (31/8).
“Dengan segala kerendahan hati dan hormat yang begitu besar untuk masyarakat Indonesia saya Nafa Indria Urbach meminta maaf yang sebesar-besarnya atas setiap perkataan yng keluar dari mulut saya, yang menyakiti hati masyarakat Indonesia. Kiranya ada pintu maaf yang besar untuk saya dimaafkan. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia,” kata Nafa dalam unggahan tersebut.


















Discussion about this post