Suaranusantara.com- Pengusutan kasus kematian diplomat Arya Daru Pangayunan kembali menuai sorotan setelah sang istri, Meta Ayu Puspitasari, menyampaikan keberatannya atas barang-barang pribadi yang dijadikan alat bukti.
Ia menegaskan bahwa sebagian besar barang yang ditampilkan penyidik adalah miliknya, termasuk alat kontrasepsi dan sandal berwarna pink.
Meta mengaku bingung mengapa barang-barang tersebut dipilih sebagai bukti, sementara banyak benda lain yang dinilainya lebih relevan, seperti drone maupun peralatan rumah tangga. Menurutnya, penetapan barang-barang pribadi itu justru menimbulkan persepsi keliru di mata publik.
“Iya (alat kontrasepsi) itu semuanya punya saya. Itu saya juga bingung gitu, kenapa yang dijadikan barang bukti itu? Kenapa bukan drone atau piring atau sepeda yang ada di situ,” kata Meta di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025)
Dalam kesempatan itu, Meta juga membantah tudingan perselingkuhan yang sempat mencuat. Ia menekankan bahwa barang-barang yang dijadikan bukti bukanlah sesuatu yang mengindikasikan hal tersebut, melainkan kepunyaan dirinya sebagai istri sah almarhum.
“Itu barang saya semua, barang saya semua, sekarang semuanya jadi tahu. Itu barang saya semua,” ucapnya.

















Discussion about this post