Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

HNW Dorong Pesantren Kawal Konstitusi dan Berkontribusi Terdepan Jemput Indonesia Emas 2045

Drt by Drt
8 November 2025
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
HNW Dorong Pesantren Kawal Konstitusi dan Berkontribusi Terdepan Jemput Indonesia Emas 2045

HNW Dorong Pesantren Kawal Konstitusi dan Berkontribusi Terdepan Jemput Indonesia Emas 2045

3
SHARES
26
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Pesantren memiliki posisi penting dalam pembangunan bangsa dan negara, selain pembangunan keummatan, baik secara historis maupun konstitusional.

Penguatan Pesantren telah memperoleh dasar hukum yang kuat sejak era Reformasi dengan hadirnya UUDNRI 1945 psl 31 ayat 3&5, UU no 20/2003 tentang Sitem Pendidikan Nasional dan terutama dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang mengakui tiga bentuk lembaga pesantren yang riel ada di Indonesia yaitu: tradisional, modern, dan terpadu.

Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A. (HNW) dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara bertema “Pesantren Kuat, Indonesia Maju: Sinergi dan Kolaborasi untuk Penguatan Dakwah dan Kemandirian Pesantren” yang diselenggarakan kerjasama antara MPR dengan MPDI (Majelis Pesantren Dakwah Indonesia) di Kampoeng Wisata Gowes, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/11/2025).

BACAJUGA

HNW Dukung Usulan Syarat Usia Caleg 18 Tahun bukan 21 Tahun

HNW Minta Sanksi ke Israel Usai Lanjutkan Genosida

Kegiatan ini digelar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerja sama dengan Majelis Pesantren dan Dakwah Indonesia (MPDI), menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Guru Besar Ilmu Bahasa Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Uril Baharudin, M.A., Pimpinan Pesantren Baitul Qur’an, Dr. Muslih Abdul Karim, M.A., serta Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Satori Ismail, M.A.

“Pesantren sudah berkontribusi jauh sebelum adanya pengakuan konstitusional. Kini, dengan dasar hukum yang jelas, peran pesantren mestinya semakin kokoh untuk melahirkan generasi beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, gen Z yang menyongsong Indonesia Emas 2045”ujar HNW.

Ia menambahkan, pemerintah wajib memperjuangkan pendidikan yang menghormati kekhasan dan nilai-nilai keagamaan sesuai amanat konstitusi. HNW juga menyoroti perlunya optimalisasi Dana Abadi Pesantren sebagai bentuk keadilan anggaran bagi lembaga pendidikan Islam. Ia menjelaskan, pada tahun 2024 realisasi dana abadi pesantren baru mencapai sekitar Rp250 miliar dari potensi minimal Rp900 miliar per tahun.

“Jumlah santri di Indonesia mencapai lima hingga sebelas juta jiwa. Karena itu, alokasi dana abadi pesantren seharusnya mendapat porsi minimal 10 persen dari Dana Abadi Pendidikan nasional,” tuturnya.

Ia pun mendorong agar dana abadi pesantren dipisahkan dari dana abadi pendidikan nasional agar pengelolaannya lebih transparan dan proporsional.

“Pesantren adalah aset bangsa. Memperkuat pesantren berarti memperkuat fondasi Indonesia yang berkeadaban dan berkemajuan,” pungkasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Uril Baharudin, M.A., Guru Besar Ilmu Bahasa Arab di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus Ketua Dewan Pakar MPDI, menegaskan komitmennya dalam mendorong pesantren sebagai pusat lahirnya ulama pejuang yang berilmu dan berintegritas.

Ia menyoroti pentingnya perluasan jaringan pesantren yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas, terutama dalam hal penguasaan bahasa Arab dan standarisasi kurikulum antar-pesantren.

“Rata-rata kelemahan pesantren kita justru pada penguasaan bahasa Arab, padahal itu adalah ruh dari pesantren. Kita perlu memperkuat kembali aspek itu agar lulusan antar-pesantren memiliki standar yang sama,” tuturnya. Prof.

Uril juga menekankan pentingnya sinergi antarforum pesantren untuk membangun ekosistem dakwah kultural yang kuat, sekaligus mendorong aspirasi bersama agar mata kuliah bahasa Arab tidak terus dikurangi di madrasah maupun perguruan tinggi.

“Bahasa Arab adalah fondasi. Kalau kita biarkan terus berkurang, maka jati diri pesantren akan melemah. Karena itu, kita perlu bersuara bersama demi kemajuan umat dan bangsa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Muslih Abdul Karim, M.A. menegaskan peran sentral santri bukan hanya sebagai pelajar, tetapi juga sebagai penerus sejarah dan pilar kemajuan bangsa.

Ia menyinggung perjalanan organisasi yang kini menggunakan nama Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) serta menekankan bahwa slogan “Pesantren kuat, Indonesia maju” harus menjadi semangat dasar bagi seluruh keluarga besar pesantren. Dr. Muslih juga mendorong agar pesantren mengamalkan dua ideologi fundamental: Ideologi Al-Ma’un dan Ideologi Nubuwwah atau kenabian.

Ideologi ini, menurutnya, mengajarkan santri untuk menjadi pelayan umat atau “khairun nas anfa’uhum linnas” dan memprioritaskan memberi ketimbang meminta, sebagaimana teladan Rasulullah yang lebih mementingkan memberi kepada kaum mualaf daripada sahabat utamanya demi menjaga semangat keikhlasan dan pengorbanan.
Menutup pidatonya, Dr. Muslih menyerukan pentingnya menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif terhadap MPDI. “Pesantren MPDI milik siapa? Milik saya!” serunya.

Ia menegaskan bahwa rasa kepemilikan ini merupakan kunci kemandirian dan keberlangsungan pesantren dari gempuran materialisme dan permisivisme. Ia optimistis, dengan fondasi ideologis yang kuat, MPDI akan terus berkembang pesat.

“Sekarang ada 300, insya Allah nanti ada 600, dan tahun berikutnya insya Allah 1.200,” pungkasnya, seraya berharap MPDI menjadi berkah dan bermanfaat bagi seluruh umat.

Adapun Prof. Dr. Satori Ismail, M.A., pakar pendidikan Islam dan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan pentingnya pesantren untuk meneguhkan kembali nilai kemandirian sebagai salah satu panca jiwa pesantren.

Menurutnya, kemandirian tidak hanya mencerminkan ajaran Islam tentang tanggung jawab dan ketekunan, tetapi juga menjadi kunci keberhasilan lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan zaman.

“Islam menyuruh kita untuk mandiri, apalagi di bidang ekonomi dan pendidikan. Kemandirian itu kunci kesuksesan,” ujarnya.

Ia mencontohkan sejumlah lembaga pendidikan yang berhasil mengelola dapur, logistik, dan produk sendiri hingga mampu memenuhi kebutuhan ribuan santri tanpa bergantung pada pihak luar.

Termasuk, kata dia, kemandirian dalam pendidikan dan pengelolaan kelembagaan. Prof. Satori mengingatkan agar pesantren tidak sekadar mempertahankan kesederhanaan, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman, terutama dalam penguasaan bahasa asing dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

“Santri harus dibekali kemampuan bisnis, keterampilan hidup, dan belajar mandiri. Pesantren perlu dikelola secara profesional agar orang tua dan masyarakat melihat mutu dan relevansinya,” tuturnya.

Prof. Satori berharap, dengan sinergi dan pemikiran cerdas dari berbagai kalangan, cita-cita kemandirian pesantren di berbagai bidang dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan.

Tags: HNWIndonesia Emas 2045Pesantren
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung minta Dinkes DKI Jakarta tindak tegas nakes yang nyinyirin pasien BPJS (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Pramono Anung Minta Dinkes DKI Tindak Tegas Nakes yang Ikut Nyinyirin Pasien BPJS

by Feri Spt
7 August 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Kesehatan...

Dokter Tamara dipecat RS Pusri Palembang, nakes yang ikut nyinyirin pasien BPJS di media sosial (Instagram @dwarlowoffice)
Nasional

Nyinyirin Pasien BPJS Sebut Playing Victims, Dokter Tamara Dipecat dari RS Pusri

by Feri Spt
7 August 2026

Suaranusantara.com- Imbas ketikannya yang tak mencerminkan seorang tenaga kesehatan...

Menkes Budi Gunadi Sadikin bicara soal nakes yang hina pasien BPJS (Instagram @beritasemaranghariini)

Nakes dari Dokter hingga yang Berstatus Pelajar Hina Pasien BPJS, Menkes: Nggak Boleh Ada Nirempati

7 August 2026
Peringatan 17 Agustus perayaan HUT ke 81 RI (Instagram @indonesia.go.id)

Kumpulan Ucapan Inspiratif Perayaan 17 Agustus yang Singkat tapi Berkesan, Bisa Pejeng di Medsos

7 August 2026
Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, Jakarta (Instagram @indonesia.go.id)

Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, Apa Bedanya dengan Istana Negara? Begini Penjelasannya

7 August 2026
Peneliti BRIN pamerkan hasil riset dan inovasi di halaman kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (Instagram @sekretariat.kabinet)

150 Peneliti BRIN Pamerkan Hasil Riset dan Inovasi Terbaik, Diharapkan Indonesia Bisa Jadi Bangsa Pencipta Teknologi

7 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Momen Presiden Prabowo Subianto sambangi booth peneliti BRIN booth tenaga nuklir (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Momen Prabowo Minta Peneliti BRIN Matikan Mic Saat Sesi Penjelasan PLTN

by Feri Spt
7 August 2026

Suaranusantara.com- Peneliti Badan Riset dan Teknologi Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis 6 Agustus 2026 menjelaskan terkait teknogi...

Sepatu ala BRIN yang dipamerkan ke Presiden Prabowo (Instagram @sipalingpolitik.id)

Temui Prabowo, BRIN Pamer Sepatu Buatan Sendiri Bakal Diproduksi Massal Harganya Murah Meriah

7 August 2026
Momen upacara 17 Agustus saat HUT ke 80 RI di Istana (Instagram @jakarta.insider)

Sebanyak 128.331 Orang Berhasil War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana, Mensesneg: Antusiasme Luar Biasa

6 August 2026
Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Ketua MPR RI Ahmad Muzani: MPR RI Matangkan Formulasi Hukum PPHN

6 August 2026
Ketua MPR RI Ahmad Muzani

Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Sidang Tahunan MPR RI Digelar 14 Agustus 2026

6 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com