Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Abolisi dan Amnesti Jilid II, Siapa yang Akan Terima?

Feri Spt by Feri Spt
14 November 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra gelar rapat membahas abolisi dan amnesti jilid II (instagram @yusrilihzamhd)

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra gelar rapat membahas abolisi dan amnesti jilid II (instagram @yusrilihzamhd)

2
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Pemerintah Indonesia berencana bakal kembali memberikan abolisi dan amnesti kepada sejumlah orang yang tengah terjerat hukum baik tersangka maupun terdakwa.

Pemberian abolisi dan amnesti ini menjadi yang kedua kalinya selama pemerintahan Presiden RI Prabowo. Sebab, sebelumnya, pada Agustus 2025 lalu, Kepala Negara memberikan abolisi dan amnesti kepada sebanyak 1.100 narapidana.

Rencana pemberian abolisi dan amnesti itu diungkap langsung dalam rapat yang digelar oleh koordinasi yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan pada Kamis 13 November 2025.

BACAJUGA

Yusril Ihza Mahendra Akui Kesulitan Hubungi WNI yang Ditahan Israel

Seluruh Tim Reformasi Polri Dipanggil Prabowo ke Istana, Yusril: Melaporkan Hasil Kerja

Dalam rapat turut hadir Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kejaksaan Agung, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Hukum, dan Kementerian Dalam Negeri.

Kata Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, masih banyak pihak yang menantikan penggunaan hak prerogatif Prabowo setelah terakhir kali digunakan pada Agustus 2025.

Terutama dari pihak keluarga tersangka yang mengajukan permohonan ke Kemenko Kumham Imipas agar diajukan kepada Prabowo sebagai penerima abolisi, amnesti, dan rehabilitasi hukum.

“Mengingat begitu banyak permohonan dan audiensi yang diajukan, maka kami memandang perlu untuk melakukan rapat koordinasi dengan beberapa kementerian dan lembaga,” kata Yusril saat ditemui di kantornya, Kamis 14 November 2025.

Usulan rapat koordinasi itu nanti akan disimpulkan oleh Kemenko Kumham Imipas dan dilaporkan kepada Prabowo Subianto untuk mengambil keputusan

Nantinya jika Prabowo setuju untuk memberikan amnesti dan abolisi, maka langkah selanjutnya adalah meminta pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sementara itu, untuk pemberian rehabilitasi hukum, Prabowo harus terlebih dahulu meminta pertimbangan dari Mahkamah Agung (MA).

Kata Yusril, abolisi, amnesti hingga rehabilitasi hukum itu berlaku untuk tersangka dengan status hukum yang belum jelas atau menggantung turut dipertimbangkan

Istilah “menggantung” merujuk pada tersangka yang perkaranya tidak diproses lebih lanjut, sehingga tidak ada kejelasan dan kepastian hukum.

Mereka tidak pernah mendapatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), sementara perkara juga tidak dilimpahkan ke pengadilan.

Bahkan, kejaksaan telah mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada penyidik, namun penyidikan tetap tidak dihentikan.

Kondisi ini menimbulkan keresahan karena status tersangka membuat seseorang kesulitan mengurus berbagai hal, seperti memperoleh SKCK, mendirikan perusahaan, hingga menimbulkan beban sosial bagi keluarga.

Yusril mencontohkan seperti Brigjen Adityawarman dan Rachmawati Soekarnoputri yang statusnya sebagai tersangka namun sudah meninggal dunia.

“Bahkan ada yang sudah meninggal dunia dalam keadaan status sebagai tersangka. Sebagai satu contoh adalah almarhum Brigjen Adityawarman Thaha, meninggal, dinyatakan sebagai tersangka. Ibu Rachmawati Soekarnoputri dinyatakan tersangka, meninggal,” ungkap Yusril.

Kepada Rachmawati Soekarnoputri, Prabowo memberikan penghargaan.

“Pak Presiden sudah memberikan Bintang Mahaputera kepada almarhumah Ibu Rachmawati Soekarnoputri,” jelas dia lagi.

Tak hanya itu, bagi para tersangka kasus narkoba terutama untuk pengedar bakal turut dipertimbangkan untuk pemberian abolisi dan amnesti.

Pengkajian ini dilakukan setelah Prabowo Subianto menyatakan keprihatinannya terhadap sejumlah pemuda usia produktif yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Dan sekarang ini coba dikaji lebih jauh lagi, karena ternyata ada mereka yang bukan hanya sekadar pengguna, tapi juga ikut mengedarkan,” kata Yusril. Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kemenko Kumham Imipas, Yusril mengaku telah membahas pemberian amnesti kepada mereka.

Hanya saja, belum diketahui pasti kriteria pengedar narkoba yang bagaimana untuk diberikab abolisi dan ammesti.

Namun, ia menegaskan bahwa kemungkinan pemberian amnesti tetap terbuka bagi para pengguna yang juga terlibat dalam peredaran narkoba, selama keterlibatannya tidak dalam skala besar dan bukan bagian dari jaringan narkotika yang terorganisasi.

Menurut dia, kasus-kasus seperti itu masih dapat dipertimbangkan untuk diajukan amnesti.

Namun, bagi orang-orang yang terlibat dalam kasus kerusuhan Agustus 2025 lalu, Yusril menegaskan tidak akan mendapatkan abolisi dan amnesti dari Prabowo.

“Apakah juga ada pembicaraan amnesti (dan) abolisi terhadap mereka yang ditahan pada kerusuhan Agustus kemarin?” ujar Yusril selepas rapat, Kamis.

Yusril menyebutkan, nama-nama tersangka dan terdakwa yang terlibat kerusuhan Agustus 2025 tidak dibahas dalam rapat koordinasi pemberian amnesti, abolisi, dan rehabilitasi.

“Itu kita enggak bahas sama sekali ya. Kasus itu baru saja terjadi kemarin. Jadi sementara ini kami melanjutkan amnesti dan abolisi yang lalu, yang sudah dikeluarkan,” ujar dia melanjutkan.

Tags: abolisiAmnestiMenko Kumham ImipasYusril Ihza Mahendra
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Nasional

Lestari Moerdijat: Jangan Terjebak Budaya ‘Kejar Tayang’ dalam Penulisan Publikasi Ilmiah

by snc4
31 July 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan agar...

Lestari Moerdijat dorong bahasa Inggris mapel wajib sejak SD
Nasional

Lestari Moerdijat Mendorong Penguatan Sistem Pencegahan dan Perlindungan Korban TPPO

by snc4
31 July 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan...

Staf administrasi KPK dari kepolisian Setya Budi Dias Oktavianto dan sang ayah tersangka kasus pemerasan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro (Instagram @pemalang.update)

Staf Administrasi KPK dari Kepolisian Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang, Kok Bisa? Begini Modus yang Digunakan

31 July 2026
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjerat kasus korupsi yang menjadi korban pemerasan dari staf administrasi KPK (Instagram @mediakotaksurat)

Waduh! KPK Tetapkan 4 Orang Tersangka Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Mirisnya Salah Satunya Staf Administrasi KPK dari Kepolisian

31 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto ingin Indonesia ramah lingkungan, seluruh kendaraan berbasis listrik (Instagram @sekretariat.kabinet)

Demi Energi Hijau, Prabowo Ingin Seluruh Kendaraan RI Berbasis Listrik: Termasuk Truk dan Motor

31 July 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat bicara pembangunan proyek kereta api Trans Sumatera saat peresmian cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah pada Kamis 30 Juli 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Minta Menhub dan Dirut KAI Bangun Kereta Trans Sumatera: Bisa?

31 July 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Presiden RI Prabowo Subianto saat peresmian cagar budaya Stasiun Semarang Tawang (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo Mengaku Dilema Ingin Bangun Kereta Cepat tapi Kota Kecil Terpinggirkan

by Feri Spt
31 July 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto mengaku dilema atas pembangunan kereta cepat. Prabowo ingin di kota-kota besar dibangun kereta...

Presiden Prabowo jajal Kereta Api Nusantara Explorer (Instagram @sekretariat.kabinet)

Momen Prabowo Guyon ke Wartawan Saat Jajal Kereta Api Nusantara Explorer

31 July 2026
Mensesneg Prasetyo Hadi angkat bicara soal isu reshuffle kabinet (Instagram @prasetyo_hadi28)

Beredar Isu Reshuffle Kabinet Awal Agustus, Istana Buka Suara

31 July 2026
Deddy Sitorus angkat bicara soal laporan KWP terkait pernyataan kayak sirkus (Instagram @forumkeadilantv)

KWP Ancam Lapor ke MKD Merasa Dihina disebut ‘Kayak Sirkus’, Deddy Sitorus Buka Suara

31 July 2026
Deddy Sitorus dituntut minta maaf 1x24 jam oleh KWP (Instagram @tuturmediadigital)

KWP Ancam Bakal Laporkan Deddy Sitorus ke MKD Jika Tak Minta Maaf 1×24 Jam, Imbas Sebut Wartawan ‘Kayak Sirkus’

31 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com