Suaranusantara.com- DPR RI pada Kamis 4 Desember 2025 mendatang akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.
Nantinya pada saat RDP, DPR RI ingin mendengar langsung klarifikasi dari Menhut terkait banjir di Sumatera dan Aceh.
Mengingat ada tiga provinsi di Indonesia yang mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor di antaranya, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh.
Tak cuma soal banjir, Raja Juli bakal dicecar soal temuan kayu gelondongan yang tersapu arus banjir. Dari sebuah video viral di media sosial memperlihatkan kayu gelondongan dengan potongan-potongan rapi itu ikut terseret arus banjir.
Bahkan kayu-kayu gelondongan itu ikut menghantam rumah-rumah warga.
Hal pemanggilan Menhut Raja Juli untuk mengikuti RDP dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman yang memastikan pihaknya akan memanggil Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI untuk membahas rangkaian banjir dan longsor yang melanda kawasan utara Pulau Sumatera.
“Iya, Komisi IV akan rapat dengan Kemenhut perihal tersebut pada hari Kamis, 4 Desember,” kata Alex saat dikonfirmasi, Jakarta, Minggu 30 November 2025.
Alex menyebut Komisi IV akan mendalami lima poin utama dalam rapat bersama lembaga yang dipimpin Raja Juli Antoni itu. Salah satunya mengenai peta daerah aliran sungai (DAS) yang terdampak banjir dan longsor.
“Satu, peta daerah aliran sungai yang terjadi banjir dan longsor. Dua, data tutupan lahan di setiap DAS (Daerah Aliran Sungai),” ujarnya.
Politikus PDIP itu menambahkan, Komisi IV DPR juga akan meminta data kerusakan hutan dan lahan di daerah aliran sungai. Selain itu, pihaknya akan mengulik rencana reboisasi dan penghijauan yang dilakukan Kemenhut.
“Tiga, data kerusakan hutan dan lahan tiap DAS. Empat, program rencana reboisasi dan penghijauan tiap DAS. Lima, berapa dana yang tersedia untuk rehabilitasi DAS,” kata Alex.


















Discussion about this post