Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Gawat! Walhi Ingatkan Jabar Berpotensi Alami Bencana Banjir Serupa Sumatera, Kok Gitu?

Feri Spt by Feri Spt
2 December 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
DPR desak pemerintah tetapkan status Bencana Nasional atas bencana banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatera (instagram @situbondoinfo)

DPR desak pemerintah tetapkan status Bencana Nasional atas bencana banjir dan longsor di Aceh hingga Sumatera (instagram @situbondoinfo)

3
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wahana Lingkungan Hidup Jawa Barat (Walhi Jabar) memperingatkan adanya potensi wilayah Jawa Barat bakal alami bencana alam banjir serupa Sumatera-Aceh.

Bukan tanpa sebab, Walhi berujar demikian sebab, banyak kawasan resapan air yang kini beralih fungsi seperti dijadikan perumahan, industri hingga tambang.

Bahkan tercatat sebanyak dua hektare per tahun pemerintah terus mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB).

BACAJUGA

Mendagri Tito Minta Purbaya Percepat Pencairan Anggaran Tambahan 4 Program Pascabencana Aceh

Iduladha 2026: Prabowo Salurkan 24 Sapi Kurban Berbobot Rata-rata 1 Ton Dibagikan untuk Rakyat di Aceh

“Setidaknya bisa sampai mencapai 20 hektare per tahun seiring laju keluarnya izin mendirikan bangunan (IMB) terus dikeluarkan oleh pemerintah,” ujar Direktur eksekutif Walhi Jawa Barat, Wahyudin Iwang, Senin 1 Desember 2025.

Kata Walhi, hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat yang kawasan resapan air beralih fungsi. Ini menjadi sangat bahaya apabila terus menerus dibiarkan, bisa-bisa Jabar mengalami nasib serupa Sumatera-Aceh.

“Bencana ekologis tersebut sangat mungkin bisa terjadi serupa di Jawa Barat bahkan alam bisa lebih dari itu untuk mengingatkan kita semua, kita tidak bisa mengelak jika alam sudah mengingatkan atas keserakahan manusia,” ucapnya.

Bahkan pada 2024, Walhi mencatat terdapat 176 titik kegiatan tambang yang ilegal di Jawa Barat, dan salah satu wilayah yang memasuki katagori tertinggi yaitu Kabupaten Sumedang sebanyak 48 titik, disusul oleh Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 48 titik.

Kemudian, Kabupaten Bandung 37 titik, Bogor 23 titik, Cianjur 20 titik, Purwakarta 12 titik dan Cirebon tujuh titik.

Selain itu sepanjang kurun dua tahun, terhitung sejak tahun 2023-2025 Walhi mencatat penyusutan tutupan hutan semakin tinggi angkanya dapat mencatat 43 persen dari total kawasan hutan yang ada di Jawa Barat.

“Salah satunya terdapat di bawah pengelolaan Perum Perhutani, kawasan lindung dan kawasan hutan produksi tetap dan terbatas yang telah berubah menjadi area-area tambang, wisata, property, KHDPK hingga kegiatan yang di rencanakan pemerintah pusat misal ekspansi geothermal,” tuturnya.

Ada pula wilayah yang di kelola oleh BBKSDA, di mana kawasan ini telah menimbulkan banyak pengalihan status untuk kegiatan proyek strategis nasional dan untuk kepentingan Taman Wisata Alam (TWA).

“Kawasan konservasi telah terus menyusut bahkan terdapat kegiatan bangunan di area konservasi dan itu, sekali di biarkan begitu saja oleh BBKSDA,” kata Wahyudin.

Selain itu, Walhi juga menganggap Pemerintah tidak melakukan upaya perbaikan dan pemulihan lahan kritis yang mencapai 900 ribu hektare.

“Masih tidak di reboisasi atau di reforestasi dengan serius oleh pemerintah. Dalam aspek lain, mitigasi bencana dan lemahnya penegakan hukum turut serta mencerminkan ketidak seriusan pemerintah untuk menjalankan fungsinya,” ucapnya.

Selama ini, Walhi Jabar menilai, Pemerintah hanya bergerak setelah bencana terjadi atau viral di media sosial.

Sementara, langkah mitigasi ini harus dilakukan agar meminimalisir terjadinya dampak bencana berlebih.

“Ada bencana hingga viral baru berbondong-bondong investigasi dan pada pasang muka yang seolah-olah seperti pahlawan di siang bolong. Tidak ada data yang pasti yang mestinya dalam upaya mitigasi setidaknya ada data yang memiliki perlakuan khusus untuk dijaga, dilestarikan bahkan di pulihkan,” katanya.

Walhi pun mendorong ada upaya meminimalisir resiko bencana besar. Pemerintah, kata Wahyudin, harus menjalankan rencana mitigasi dengan serius.

Mulai dari pengetatan kegiatan-kegiatan yang berada di kawasan hutan hingga area yang memiliki fungsi penting resapan air.

Adapn bencana banjir melanda tiga provinsi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir di antaranya Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh.

Tags: AcehBanjirJabarSumateraWalhi
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Lestari Moerdijat
Nasional

Ancaman Iklim Mengintai Anak Indonesia, Lestari Moerdijat: Harus Perlu Tindakan Nyata

by snc4
21 August 2026

Suaranusantara.com- Perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk anak Indonesia, harus...

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan.
Nasional

Johan Rosihan: Pemerintah Harus Evaluasi Satgas dan Bentuk Komando Tunggal Penanganan Karhutla

by snc4
21 August 2026

Suaranusantara.com- Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS,...

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) bicara kebakaran di Kemayoran

HNW: Ingatkan Umat untuk Bebaskan Masjid Al Aqsha

21 August 2026
Siti Fauziah Bangun Semangat Sehat dan Kebersamaan Pegawai Setjen MPR RI

Siti Fauziah Bangun Semangat Sehat dan Kebersamaan Pegawai Setjen MPR RI

21 August 2026
Lestari Moerdijat: Perjuangan Kesetaraan Perempuan Bukan Isu Sektoral Tetapi Agenda Peradaban Bangsa

Lestari Moerdijat: Perjuangan Kesetaraan Perempuan Bukan Isu Sektoral Tetapi Agenda Peradaban Bangsa

21 August 2026
PT Toba Pulp Lestari bicara soal tudingan pengemplangan pajak (Instagram @tobapulplestari)

Dituding Pengemplangan Pajak, Toba Pulp Lestari Akhirnya Angkat Bicara

21 August 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Evaluasi jalur sepeda bikin Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dilema (Instagram @urbanjaks)
Nasional

Soal Penghapusan Jalur Sepeda, Pramono Anung Mengaku Dilema: Ada yang Minta Dipertahankan

by Feri Spt
21 August 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku tengah dilema dalam mengevaluasi jalur sepeda yang kini tengah menjadi...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal penertiban pedagang di area jalanan Kramat Jati yang memakan korban jiwa akibat kecelakaan jalan licin (Instagram @pramonoanungw)

Jalanan di Kramat Jati Licin Makan Korban Jiwa, Pramono Perintahkan Tertibkan Pedagang

21 August 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal modifikasi cuaca (Instagram @ntvnews.id)

Pramono Instruksikan Modifikasi Cuaca Jumat Ini: Ada Awan

21 August 2026
Eks Kepala BGN Nanik S Deyang disebut Lodewyk Pusung punya dapur MBG (Instagram @thebidn)

Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Ungkap Nanik S Deyang Punya Dapur MBG, Kerap Bawa-bawa Nama Prabowo

21 August 2026
Menkeu Purbaya saat kunjungan ke NTT, Rabu 19 Agustus 2026 (Instagram @menkeuri)

Purbaya Angkat Bicara Soal Dana Bantuan NTT Rp 44 Miliar: Bukan Anggaran Baru

21 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com