Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta perusahaan pemilik mobil pengantar Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara untuk bertanggung jawab.
Pramono mengatakan insiden itu terjadi saat para siswa dan guru SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara tengah melakukan literasi.
Pramono menjelaskan bahwa mobil MBG tersebut sebenarnya rutin datang ke sekolah setiap hari untuk mengantar makanan.
Namun pada hari kejadian, pengemudi yang mengemudikan mobil itu adalah orang baru atau sopir pengganti.
“Karena sopirnya ganti, padahal pintunya tertutup, masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, menabrak murid dan guru, dan juga yang ada di sana,” ucap Pramono.
Namun, tiba-tiba mobil putih merek Grand Max menerobos masuk ke halaman sekolah menghantam pagar dan menabrak para siswa di sana.
“Mobilnya masuk dan menabrak (siswa) yang lagi dikumpulkan untuk proses literasi,” kata Pramono.
Dari 21 orang korban, ada dua siswa yang mengalami kondisi cukup serius. Dia pun sebelum menuju rumah sakit tempat para korban dirawat yakni salah satunya RS Koja, Pramono sudah memerintahkan Wali Kota Jakarta Utara untuk ke rumah sakit terlebih dahulu.
Sebab, sebelumnya, Pramono tengah dalam perjalanan dan mendapat telepon dari Wali Kota Jakarta Utara terkait insiden tabrakan ini.
“Ada dua anak yang serius. Wali Kota Jakarta Utara sudah menuju ke sana atas permintaan saya,” jelasnya.
Terkait pertanggungjawaban, Pramono dengan tegas menyatakan bahwa beban tersebut sepenuhnya berada di pundak pengemudi dan perusahaan pemilik kendaraan, bukan pemerintah.
“Ya tentunya, siapa pun driver-nya, perusahaan itu yang harus tanggung jawab,” tegasnya.
“Tidak mungkin kemudian pemerintah Jakarta harus mengurus sampai orang menyetir dan sebagainya,” tambah Pramono.
Meski demikian, ia memberikan peringatan keras agar setiap perusahaan lebih serius dalam melatih sumber daya manusianya agar insiden serupa tidak terulang di masa depan.
“Perusahaannya juga harus me-training betul, bertanggung jawab betul,” pungkasnya


















Discussion about this post